Seorang Warga di Garut Selatan Meninggal Akibat Tertimbun Longsor

Pada hari Minggu, telah terjadi bencana tanah longsor yang melanda wilayah Garut, Jawa Barat. (Source: ANTARA/HO-Polres Garut)
0 0
Read Time:1 Minute, 48 Second

Pada hari Minggu, 23 Februari 2025, telah terjadi bencana tanah longsor yang melanda wilayah Garut, Jawa Barat.

Berdasarkan sebuah data yang dirilis oleh pihak kepolisian, terdapat satu korban meninggal yang tercatat dalam peristiwa bencana alam itu.

Korban meninggal itu diketahui bernama Anang Kardian, berusia 46 tahun, salah seorang warga Kampung Cijangkar, Desa Bojong, Kecamatan Bungbulang, Garut, yang tewas akibat tertimbun longsor.

Terdapat satu korban meninggal yang tercatat dalam peristiwa bencana alam itu, menurut data dari pihak kepolisian. (Source: Dok. Polsek Bungbulang)

Dilansir dari tempo.co, material longsor tersebut diketahui juga sempat menutup akses jalan yang menuju ke wilayah Garut Selatan.

Ajun Komisaris Yusli Yulianto, selaku Kepala Kepolisian Sektor Bungbulang, mengungkapkan bahwa jenazah korban saat ini telah diserahkan kembali pada keluarganya setelah dilakukan pemulasaraan pada Senin dini hari, 24 Februari 2025, di Puskesmas setempat. “Korban berhasil ditemukan pada Ahad malam sekitar pukul 23.00 WIB,” ujarnya, dikutip dari tempo.co.

Dilaporkan bahwa korban tertimbun oleh longsor saat tengah berada di dalam kediamannya yang berukuran 7×6 meter.

Longsoran tanah tersebut diketahui berasal dari sebuah tebing yang berada tepat di belakang rumahnya dengan ketinggian lebih dari 10 meter.

Diketahui bahwa tumpukan tanah akibat longsor tersebut juga telah meluber hingga menutupi akses jalan raya.

Dikabarkan bahwa peristiwa nahas yang menimpa korban terjadi pada hari Minggu, 23 Februari 2025, sekitar pukul 18.30 WIB.

Pada saat itu, korban tengah berkumpul bersama dengan istri serta kedua anaknya. “Korban selamat sudah dievakuasi, mereka mengalami luka ringan,” ujar Yusli, dilansir dari tempo.co.

Bencana longsor tersebut diakibatkan oleh hujan yang telah mengguyur wilayah Garut selatan sejak hari Minggu siang. Akibat guyuran hujan tersebut, tanah yang berada di wilayah tebing menjadi tergerus.

Tim SAR yang merupakan gabungan dari TNI, Polri, BPBD serta pemerintah setempat, telah melakukan proses evakuasi terhadap material longsoran dengan cara manual.

“Kami masih melakukan pembersihan, sementara untuk lalulintas sudah bisa dilalui karena alat berat sudah tiba,” ujar Yusli, dalam laman tempo.co.

Yusli mengajak kepada para masyarakat yang kediamannya berada di sekitar wilayah perbukitan agar tetap waspada.

Apalagi cuaca saat ini yang terjadi di daerah tersebut sering diguyur hujan. Diketahui juga bahwa kawasan Garut bagian Selatan merupakan daerah yang rawan dilanda oleh bencana longsor maupun banjir.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Visited 1 times, 1 visit(s) today