Riset di AS: Menunjukkan Bahwa Sereal Sarapan Kemasan Sekarang Lebih Manis dan Kurang Bergizi

Jutaan orang di seluruh dunia menyantap sereal sarapan kemasan setiap pagi. (Sumber Foto : Shutterstock)
0 0
Read Time:2 Minute, 24 Second

Jutaan orang di seluruh dunia menyantap sereal sarapan kemasan setiap pagi. Namun, sebuah studi baru menemukan bahwa selama sepuluh tahun terakhir, sereal sarapan menjadi lebih manis dan kurang bergizi, yang membuatnya lebih buruk bagi kesehatan.

Ini menjadi masalah bagi semua orang, terutama anak-anak, karena mayoritas anak muda Amerika Serikat lebih suka sereal daripada makanan lain.

Bahan sereal siap saji (ready-to-eat/RTE) yang dijual kepada anak-anak berusia 5–12 tahun di Amerika Serikat akan diteliti oleh para peneliti dari berbagai institusi di seluruh negara bagian dari tahun 2010 hingga 2023.

Peneliti menemukan setidaknya 1.200 produk sereal kemasan di Amerika Serikat. Produk-produk ini termasuk sereal kemasan yang baru dirilis, produk kemasan baru, hingga produk yang memiliki varian atau formula baru. Mereka melihat kandungan nutrisi sajian sereal ini, kemudian menganalisisnya dengan menggunakan data basis data, dan dilacak dari waktu ke waktu.

“Analisis sereal RTE anak-anak yang diluncurkan dari tahun 2010 hingga 2023 mengungkapkan perubahan nutrisi yang mengkhawatirkan: peningkatan lemak, natrium, dan gula yang nyata di samping penurunan protein dan serat,” tulis para peneliti dalam makalah yang mereka terbitkan.

Sebagai contoh, total lemak per sajian meningkat 33,6 persen dari 1,13 gram menjadi 1,51 gram selama periode penelitian.

Selain itu, kandungan gula rata-rata meningkat 10,9 persen dari 10,28 gram pada tahun 2010 menjadi 11,40 gram pada tahun 2023. Sodium juga meningkat, dari 156 miligram menjadi 206,1 miligram rata-rata, naik 32,1 persen.

Kadar protein dan serat sereal telah menurun dalam beberapa tahun terakhir, menandakan penurunan nutrisi yang lebih sehat.

Produk kemasan baru, hingga produk yang memiliki varian atau formula baru. (Sumber Foto : Thinkstock)

Sepertinya sereal sarapan sekarang lebih mirip snack manis dan asin daripada makanan sehat yang penuh protein dan serat. Satu porsi sereal yang dibahas dalam analisis akan menyumbang lebih dari 45 persen dari batas gula harian yang disarankan untuk anak-anak di Amerika Serikat.

“Tren ini menunjukkan potensi prioritas rasa dibandingkan kualitas gizi dalam pengembangan produk, yang berkontribusi terhadap obesitas anak dan risiko kesehatan kardiovaskular jangka panjang,” tulis para peneliti, mengutip dari Science Alert.

Ingatlah bahwa penelitian ini hanya melihat sereal yang baru saja dirilis (atau dirilis kembali), dan tidak melihat apa lagi yang mungkin dimakan anak-anak sepanjang hari. Terlepas dari itu, ini merupakan tren yang mengkhawatirkan.

Kita tahu bahwa pola makan dan nutrisi yang baik sangat penting untuk memastikan anak-anak tumbuh sehat dan kuat, dan sarapan adalah salah satunya. Satu dari lima anak di Amerika Serikat mengalami obesitas, dan angka ini terus meningkat.

“Mengingat konsumsi yang meluas dan dampak potensial terhadap gizi anak-anak, memahami tren komposisi sereal sangat penting bagi kesehatan masyarakat,” tulis para peneliti.

Peneliti yang terlibat dalam penelitian ini adalah Shuoli Zhao, PhD. dari Departemen Ekonomi Pertanian Universitas Kentucky, dan Qingxiao Li, PhD. dari Departemen Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Universitas Louisiana State. Penelitian ini telah diterbitkan di JAMA Network Open.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Visited 1 times, 1 visit(s) today