Tidak hanya dikenal sebagai salah satu bumbu dapur yang dapat digunakan untuk menambah cita rasa dari sebuah sajian, namun jahe juga memiliki beragam manfaat dalam dunia pengobatan tradisional.
Perpaduan antara aromanya yang khas dengan rasa pedas hangat membuat jahe lebih dikenal sebagai minuman alami dengan berbagai macam khasiat, misalnya wedang jahe.
Menurut informasi yang dirilis oleh Everyday Health, di dalam satu sendok makan jahe terdapat kandungan 5 kalori, 1 gram karbohidrat, 0,1 gram serat, 0,1 gram protein, serta beberapa mikronutrien penting lainnya, seperti vitamin B3, B6, C, zat besi, kalium, magnesium, fosfor, zinc, folat, riboflavin, serta niasin.

Dilansir dari tempo.co, berikut merupakan sejumlah manfaat bagi kesehatan yang didapat ketika mengonsumsi jahe.
- Mengurangi gas dan memperlancar pencernaan
Diketahui bahwa di dalam jahe terdapat kandungan enzim lipase yang memiliki peran untuk membantu pemecahan lemak serta gas yang berada di saluran pencernaan. Hal tersebut dapat membantu untuk meredakan sejumlah gangguan kesehatan seperti perut kembung, mencegah sembelit, serta mempercepat pengosongan lambung.
- Meningkatkan sistem kekebalan tubuh
Di dalam jahe segar, terdapat kandungan sifat antibakteri serta antijamur alami yang bisa membantu tubuh untuk melawan berbagai macam infeksi. Melakukan pengonsumsian jahe dipercaya dapat membantu sistem pernapasan, mempercepat penyembuhan flu dan pilek, serta memberikan pengurangan terhadap risiko terkenanya infeksi saluran napas. Tetapi, khasiat ini lebih optimal jika mengonsumsi jahe segar dibandingkan dengan jahe kering, dikarenakan kandungan gingerolnya yang lebih utuh.
- Mengendalikan kadar gula darah
Kandungan gingerol yang terdapat di dalam jahe mampu untuk menjaga agar kadar gula darah tetap stabil dengan membantu otot melakukan penyerapan glukosa tanpa tambahan insulin. Hal tersebut menjadikan jahe sebagai salah satu obat alami yang dapat membantu untuk menurunkan risiko tarjadinya peningkatan gula darah, yang di mana sangat bermanfaat untuk para penderita diabetes tipe 2.
- Mendukung penurunan berat badan
Lipogenesis, sebuah proses pembentukan lemak dalam tubuh, dapat ditahan dengan melakukan pengonsumsian jahe. Senyawa yang terdapat di dalam jahe juga bisa menghambat penyerapan lemak yang terjadi pada usus serta menekan nafsu makan, sehingga pengonsumsian air jahe dalam jumlah yang wajar bisa membantu dalam penurunan berat badan.





