Kampus dan Rumah Sakit Asing Diizinkan Prabowo Untuk Beroperasi di Indonesia

Rumah sakit serta kampus asing diizinkan oleh pemerintah Indonesia untuk beroperasi di wilayah Indonesia. (Source: Tangselxpress.com)
0 0
Read Time:1 Minute, 36 Second

Rumah sakit serta kampus asing diizinkan oleh pemerintah Indonesia untuk beroperasi di wilayah Indonesia, ungkap Presiden Prabowo Subianto.

“Dalam dua tahun terakhir, kami telah membuka banyak sektor untuk partisipasi asing,” kata Prabowo dalam pertemuannya dengan Presiden Dewan Eropa António Costa di Brussels, Belgia, Minggu, 13 Juli 2025, melalui YouTube Sekretariat Presiden, dikutip dari tempo.co.

Prabowo mengungkapkan bahwa interaksi yang dilakukan oleh Indonesia dengan Eropa terkait budaya serta pendidikan adalah sebuah hal yang sangat penting.

Prabowo bertemu dengan Presiden Dewan Eropa António Costa di Brussels, Belgia. (Source: Gelora.co)

Dilansir dari tempo.co, menurut Prabowo, beberapa sistem hukum yang saat ini berlaku di Indonesia dipengaruhi oleh sistem yang berasal dari Eropa.

“Banyak pemimpin kami berpendidikan di Barat, juga secara ekonomi,” kata Prabowo, dilansir dari tempo.co.

Prabowo juga menyatakan bahwa setiap tahunnya pemerintah Indonesia telah menerbangkan sebanyak 3.394 mahasiswa ke Eropa untuk menempuh pendidikan.

“Kami telah mendanai 11.784 mahasiswa, dan ini di luar mahasiswa yang datang ke Eropa untuk belajar sendiri, ” kata dia, dalam laman tempo.co.

Prabowo menyampaikan bahwa Indonesia dan Eropa memiliki sebuah kesamaan, yakni perdamaian. Menurutnya, perdamaian dapat dicapai dengan memperjuangkan kemakmuran.

“Tanpa kemakmuran tidak akan pernah ada stabilitas. Jadi, ini siklus yang harus kita jaga,” kata Prabowo, dikutip dari tempo.co.

Pada hari Minggu, 13 Juli 2025, Prabowo telah menandatangani perjanjian Comprehensive Economic Partnership Agreement atau CEPA, yang diselenggarakan di Brussels, Belgia.

Penandatanganan perjanjian tersebut dilakukan oleh Prabowo sebelum bertemu dengan António Costa, yang merupakan Presiden Dewan Eropa.

Dikabarkan bahwa perjanjian itu menjadi sebuah kesempatan yang baik untuk seluruh produk Indonesia agar dapat masuk ke dalam pasar Eropa.

Dalam kunjungan kenegaraannya di Brussels, diketahui bahwa Prabowo didampingi oleh sejumlah Menteri Kabinet Merah Putih, seperti Airlangga Hartarto, selaku Menteri Koordinator Bidang Perekonomian; Budi Santoso, selaku Menteri Perdagangan; Rosan Perkasa Roeslani, selaku Menteri Investasi dan Hilirisasi/CEO Danantara; dan juga Teddy Indra Wijaya, selaku Sekretaris Kabinet; serta Andri Hadi, selaku Duta Besar RI untuk Belgia.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Visited 1 times, 1 visit(s) today