Indonesia Teken Kontrak Pembelian Jet Tempur KAAN dari Turki, Berikut Spesifikasinya

Indonesia secara resmi telah meneken kontrak pembelian 48 jet tempur KAAN dari Turki. (Source: AA Photo via Dailysabah.com)
0 0
Read Time:1 Minute, 27 Second

Bersamaan dengan pelaksanaan International Defence Industry Fair 2025 di Istanbul, pada hari Sabtu, 26 Juli 2025, lewat Kementerian Pertahanan, Indonesia secara resmi telah meneken kontrak pembelian 48 jet tempur KAAN dari Turki.

“Penandatanganan ini merupakan tindak lanjut dari kesepakatan Government-to-Government (G2G) yang telah ditandatangani sebelumnya pada 11 Juni 2025,” kata Kepala Biro Informasi Pertahanan Sekretariat Jenderal Kementerian Pertahanan Brigadir Jenderal Frega Wenas Inkiriwang, dilansir dari Antara, hari Senin, 28 Juli 2025, dalam laman Tempo.co.

KAAN adalah jet tempur pertama yang dirancang dan dibangun sepenuhnya oleh industri pertahanan Turki. (Source: TUR Defence Industries Presidency/Anadolu/Getty Images via Breakingdefense.com)

Menjadi jet tempur pertama yang dirancang dan dibangun sepenuhnya oleh industri pertahanan Turki, KAAN adalah sebuah jet tempur yang termasuk ke dalam golongan generasi kelima yang pengembangannya dilakukan oleh Turkish Aerospace Industries bekerja sama secara teknis dengan BAE Systems, sebuah kontraktor serta produsen pertahanan asal Inggris.

Mengutip Tempo.co, KAAN diketahui mampu untuk melaju dengan kecepatan yang mencapai 1,8 Mach (kecepatan suara), serta terbang diketinggian maksimal 16.764 meter.

KAAN dikabarkan dapat dipersenjatai dengan Stand-Off Missile atau SOM, yang di mana SOM merupakan sebuah rudal jelajah jarak jauh yang memiliki kemampuan untuk mencapai target dengan jangkauan lebih dari 250 kilometer.

Dikabarkan bahwa KAAN juga dilengkapi dengan radar Murad, sebuah sensor pemindai elektronik aktif atau AESA. Sistem yang dimiliki oleh radar Murad ini dapat memberikan fungsi multi-mode, yang di mana mampu untuk melacak simultan dari sejumlah target di udara, pemetaan tanah yang memiliki resolusi tinggi, serta kemampuan peperangan, seperti pengacauan dan gangguan sinyal.

KAAN memiliki dua mesin turbofan afterburning yang berfungsi sebagai sistem penggeraknya, yang di mana prototipe awalnya menggunakan tenaga mesin General Electric F110-GE-129, dan rencananya untuk tahap transisi bakal memanfaatkan teknologi TEI TF35000.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Visited 1 times, 1 visit(s) today