Sebuah Sumur Minyak di Blora Kebakaran, Tiga Warga Meninggal Akibat Luka Bakar Serius

Telah terjadi peristiwa kebakaran yang melanda sebuah sumur minyak di Dukuh Gendono, Desa Gandu, Kecamatan Bogorejo, Kabupaten Blora. (Source: Liputan6.com/Ahmad Adirin)
0 0
Read Time:1 Minute, 41 Second

Dilaporkan bahwa telah terjadi peristiwa kebakaran yang melanda sebuah sumur minyak yang berlokasi di Dukuh Gendono, Desa Gandu, Kecamatan Bogorejo, Kabupaten Blora.

Berdasarkan informasi yang dikeluarkan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah atau BPBD Kabupaten Blora, Jawa Tengah, peristiwa tersebut menyebabkan korban jiwa, yang di mana sampai dengan Senin dini hari, 18 Agustus 2025, dua warga dikabarkan telah meninggal dunia akibat luka bakar serius.

Agung Triyono, selaku Tim Reaksi Cepat BPBD Blora, mengatakan bahwa kedua korban yang meninggal akibat peristiwa tersebut yakni Tanek, seorang petani warga Desa Gandu yang berusia 60 tahun; dan Sureni, seorang warga Dukuh Gendono yang berusia 52 tahun.

Tidak hanya korban jiwa, peristiwa kebakaran ini juga membuat 50 kepala keluarga terpaksa harus mengungsi. (Source: Kompas.com/Aria Rusta)

“Selain korban meninggal, tiga orang lainnya termasuk seorang balita masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit,” ujar Agung dilansir dari Antara pada Senin dini hari, 18 Agustus 2025, dalam laman Tempo.co.

Mengutip Tempo.co, peristiwa kebakaran ini tidak hanya memakan korban jiwa, namun juga membuat 50 kepala keluarga terpaksa harus mengungsi ke rumah kerabat ataupun ke lokasi yang aman.

Farida Laela, selaku Kepala Bidang Pelayanan RSUD dr. R. Soetijono Blora, sebelumnya sempat memberikan konfirmasi bahwa dalam peristiwa kebakaran itu terdapat satu orang meninggal serta empat orang lainnya mengalami luka berat.

“Korban luka mengalami luka bakar 70–90 persen dan sedang dalam proses rujukan,” ujar Farida, dikutip dari Tempo.co.

AKP Gembong Widodo, selaku Kasi Humas Polres Blora, menjelaskan bahwa peristiwa kebakaran ini terjadi pada hari Minggu, 17 Agustus 2025, pukul 12.30 WIB.

Dilansir dari Tempo.co, awal mula terjadinya peristiwa kebakaran tersebut ketika sumur minyak milik warga mengalami kondisi blow out yang di mana menjadi pemicu timbulnya semburan api besar.

“Kobaran api langsung melalap area pengeboran. Warga panik dan berhamburan menyelamatkan diri,” kata Gembong, dilansir dari Tempo.co.

Kemudian, untuk memadamkan api di wilayah tersebut, lima unit mobil pemadam kebakaran telah diturunkan, yang di mana sampai dengan Senin dini hari, api dikabarkan masih menyala dan para petugas gabungan tetap tengah berusaha untuk memadamkannya.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Visited 1 times, 1 visit(s) today