Tiga Saksi Baru dalam Kasus Korupsi Pengadaan Chromebook Diperiksa Penyidik Kejagung

Kejagung periksa tiga saksi baru dalam kasus korupsi pengadaan Chromebook di Kemendikbudristek. (Source: Ilustrasi/Medcom)
0 0
Read Time:1 Minute, 18 Second

Dilaporkan bahwa dalam kasus korupsi pengadaan Chromebook di Kementerian Pendidikan, Budaya, Riset Teknologi atau Kemendikbudristek, tiga orang diperiksa pihak penyidik Kejaksaan Agung (Kejagung).

Ketiga orang yang tengah diperiksa oleh Kejagung di antaranya yakni DRY, selaku karyawan dari PT Gamma Persada Solusindo; JST, selaku Head of Corporate Sales Public Sector PT Global Digital Niaga; serta JPBE, selaku Direktur PT Khatulistiwa Jayasakti Abadi.

Kapuspenkum Kejagung Anang Supriatna menyebut, ketiga saksi baru ini diperiksa untuk melengkapi pemberkasan. (Source: Kumparan/Giovanni)

“Untuk memperkuat pembuktian dan melengkapi pemberkasan,” ujar Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung Anang Supriatna dalam keterangannya, hari Rabu, 10 September 2025, dikutip dari Tempo.co.

Dilansir dari Tempo.co, dalam kasus korupsi pengadaan Chromebook di lingkungan Kemendikbudristek, lima orang telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejagung hingga saat ini.

Diketahui bahwa kelima orang yang telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejagung dalam kasus ini di antaranya yaitu Nadiem Makarim, selaku mantan Menteri Pendidikan Budaya, Riset Teknologi; Jurist Tan, selaku stafsus Nadiem; Ibrahim Arief, selaku mantan Konsultan Kemendikbudristek; Sri Wahyuningsih, selaku Direktur Sekolah Dasar periode 2020-2021; serta Mulyatsyah, selaku Direktur Sekolah Menengah Pertama (SMP) periode 2020-2021.

Dikabarkan bahwa total kerugian yang dialami oleh negara dalam kasus ini diperkirakan mencapai hingga sebesar Rp 1,9 triliun.

Dalam kasus korupsi pengadaan ini, Kejaksaan menuduh bahwa terdapat kongkalikong yang terjadi antar-tersangka agar pengadaan terhadap sejumlah laptop tersebut dapat mengarah ke satu jenis tertentu, yaitu Chromebook.

Jaksa juga telah memberikan tuduhan kepada Nadiem Makarim bahwa mantan Menteri Pendidikan itu telah melakukan kesepakatan bersama dengan perwakilan Google agar laptop yang dipilih dalam proses pengadaan ini merupakan produk Chromebook.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Visited 1 times, 1 visit(s) today