Akibat Aksi Unjuk Rasa Gen-Z, Industri Pariwisata Nepal Alami Kerugian hingga Rp 2,9 T

Akibat berlangsungnya aksi unjuk rasa Gen-Z, industri pariwisata Nepal saat ini alami kerugian yang mencapai sebesar Rp 2,9 triliun. (Source: Ilustrasi/Westjavatoday.com)
0 0
Read Time:1 Minute, 24 Second

Dilaporkan bahwa akibat aksi unjuk rasa Gen-Z yang berlangsung pada tanggal 8 September hingga 9 September 2025, industri pariwisata Nepal saat ini diprediksi tengah mengalami kerugian yang mencapai sebesar Rs 25 miliar atau setara dengan Rp 2,9 triliun.

Akibat insiden aksi unjuk rasa ini, terdapat beberapa persoalan yang timbul di wilayah tersebut, seperti rusaknya sejumlah hotel, perjalanan menjadi terganggu, serta dibatalkannya pemesanan ketika akan memasuki musim puncak turis.

Terdapat lebih dari dua lusin hotel yang dirusak ataupun dijarah ketika aksi berlangsung. (Source: Ilustrasi/AFP via Timesindonesia.co.id)

Mengutip Tempo.co, terdapat lebih dari dua lusin hotel yang telah dirusak ataupun dijarah ketika aksi tersebut berlangsung, menurut laporan awal dari Asosiasi Hotel Nepal dalam laman Himalayan Times.

Diketahui bahwa dari sejumlah hotel yang telah dirusak ataupun dijarah, salah satu di antaranya adalah Hilton di Kathmandu.

Pada saat terjadinya aksi unjuk rasa tersebut, Hilton di Kathmandu menjadi salah satu bangunan hotel yang dirusak serta dijarah oleh massa hingga harus mengalami kerugian lebih dari Rs 8 miliar atau sekitar Rp 930 miliar.

Deepak Raj Joshi, selaku CEO Dewan Pariwisata Nepal, mengungkapkan bahwa rencana untuk memulihkan kembali industri pariwisata Nepal yang terdampak akibat aksi unjuk rasa itu telah dipersiapkan.

Samir Khatiwada, selaku seorang Ekonom, bersama dengan sejumlah pelaku industri lainnya mendesak pemerintah agar dapat melaksanakan beberapa upaya untuk kembali membangkitkan industri pariwisata Nepal, seperti mempromosikan citra internasional yang positif, memastikan hukum serta ketertiban, dan mendukung perjalanan yang aman.

Dilansir dari Tempo.co, Binayak Shah, selaku Ketua Asosiasi Hotel Nepal, menegaskan bahwa agar dapat mendukung proses pemulihan industri pariwisata Nepal, seluruh pemangku kepentingan diharapkan untuk bersatu.

“Dengan dimulainya musim turis, penting untuk mengirimkan pesan positif dari Nepal,” ujarnya, dalam laman Tempo.co.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Visited 1 times, 1 visit(s) today