Berdasarkan laporan indeks biaya hidup 2025 yang dikeluarkan oleh Numbeo, saat ini, Zurich, di Swiss, dinobatkan sebagai kota paling mahal di dunia.
Dikabarkan bahwa indeks ini melakukan pengukuran terhadap harga relatif dari sejumlah barang hingga jasa konsumen, meliputi di antaranya adalah bahan makanan, makan, transportasi, serta utilitas.

Numbeo diketahui telah menjadikan New York City sebagai kota acuannya, dengan nilai indeks 100, agar dapat memperoleh jumlah indeks biaya hidup untuk kota-kota lainnya yang berada di seluruh dunia.
Dilansir dari Tempo.co, dalam pengukuran ini, Zurich memperoleh skor 112,5, yang di mana berdasarkan keterangan dari perusahaan, hal tersebut memperlihatkan bahwa pengeluaran sehari-hari di kota itu lebih tinggi daripada di New York.
Berdasarkan daftar yang telah dirilis oleh Numbeo, terdapat enam kota termahal di dunia lainnya yang masih berada di negara Swiss, meliputi di antaranya yaitu Jenewa menempati peringkat ke-2, lalu Basel, Lausanne, Lugano, serta Bern.
Dalam daftar tersebut, New York, menempati peringkat ke-7, disusul oleh Reykjavik, di Islandia; Honolulu; serta San Francisco.
Mengutip Tempo.co, jika dilihat secara keseluruhan, Zurich memiliki biaya hidup yang mahal, namun terdapat sejumlah area yang skornya masih relatif terjangkau.
Walaupun memiliki biaya hidup yang mahal, namun Zurich ditempatkan sebagai lokasi terbaik untuk ekspatriat oleh Mercer, sebuah firma konsultan internasional.





