Diduga 91 Orang Masih Terjebak di dalam Puing Bangunan Popes Al Khoziny Sidoarjo, ungkap BNPB

Hingga hari Selasa malam, upaya evakuasi korban dalam peristiwa robohnya bangunan Ponpes Al Khoziny Sidoarjo masih terus dilakukan. (Source: Metrotvnews.com)
0 0
Read Time:1 Minute, 39 Second

Sampai dengan hari Selasa malam, 30 September 2025, pada pukul 19.00, upaya evakuasi korban terdampak dalam peristiwa robohnya bangunan Pondok Pesantren Al Khoziny, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, masih terus dilakukan oleh tim gabungan.

Abdul Muhari, selaku Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulan Bencana atau BNPB, mengungkapkan bahwa terdapat sebanyak 91 orang yang diduga masih terjebak reruntuhan bangunan, berdasarkan data yang tercatat dalam absensi santri.

Mengutip Tempo.co, Muhari mengatakan bahwa proses evakuasi ini dilakukan oleh 332 anggota pencarian dan pertolongan atau SAR gabungan yang berasal dari berbagai lembaga.

Proses evakuasi ini dilakukan oleh 332 anggota SAR gabungan yang berasal dari berbagai lembaga. (Source: Istimewa via Ceknricek.com)

Sejumlah lembaga yang dikerahkan dalam proses evakuasi ini di antaranya adalah BASARNAS, Badan Penanggulangan Bencana Daerah atau BPBD Provinsi Jawa Timur, BPBD Kabupaten Sidoarjo, BPBD dari kabupaten sekitar, meliputi Jombang, Mojokerto serta Nganjuk, Dinas PU SDA Provinsi, Tagana Dinas Sosial, aparat TNI, dan Polri.

“Peralatan berat juga telah disiagakan, namun penggunaannya sementara belum dapat dilakukan karena dikhawatirkan getaran dapat memperparah kondisi reruntuhan,” kata Muhari melalui keterangan tertulis, hari Rabu, 1 Oktober 2025, dilansir dari Tempo.co.

Muhari menjelaskan bahwa upaya evakuasi yang tengah berlangsung saat ini dilakukan dengan menggunakan cara manual, seperti menggali lubang serta celah yang bertujuan agar dapat menyelamatkan korban yang masih dalam kondisi hidup.

Dinukil dari Tempo.co, Muhari menyampaikan bahwa di dalam sebuah bagian reruntuhan, tim SAR gabungan telah menemukan adanya tanda dari enam orang korban yang masih bertahan.

“Melalui celah yang ada, petugas telah menyalurkan makanan dan minuman untuk menjaga kondisi para korban,” ujar Muhari dalam laman Tempo.co.

Dilaporkan bahwa hingga saat ini, menurut data sementara yang tercatat per hari Selasa pukul 19.00 WIB, ada sebanyak 100 orang yang terkena dampak peristiwa robohnya bangunan Ponpes Al Khoziny.

“Dari jumlah tersebut, 26 orang masih menjalani perawatan inap, 70 orang telah diperbolehkan pulang, tiga orang dilaporkan meninggal dunia dan satu pasien dirujuk ke rumah sakit di Mojokerto,” kata Muhari, dikutip dari Tempo.co.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Visited 1 times, 1 visit(s) today