Atari, sebuah perusahaan teknologi serta gim yang berpusat di Amerika Serikat, dikabarkan bakal kembali meluncurkan konsol retro.
Tetapi, konsol retro yang bakal dirilis oleh perusahaan tersebut bukanlah berasal dari lini produk miliknya, melainkan kolaborasi bersama dengan Plaion, sebuah pengembang serta penerbit gim.

Mengutip Tempo.co, rencananya, Atari bersama dengan Plaion bakal merilis Intellivision Sprint, sebuah versi modern dari konsol retro milik Mattel, yang mana pada akhir tahun 1970-an sempat menjadi pesaing berat bagi Atari 2600.
“Atari telah mengumumkan satu lagi kebangkitan konsol retro, tapi kali ini mereka meluncurkan perangkat keras dari pesaing lamanya,” menurut laporan The Verge, tanggal 17 Oktober 2025, dilansir dari Tempo.co.
Dikabarkan bahwa nantinya Atari bakal tetap mempertahankan desain asli Intellivision Sprint, namun yang membedakannya adalah konsol baru ini akan dirilis dengan desain yang lebih ringkas serta tanpa menggunakan banyak kabel.
Sprint rencananya bakal hadir dengan dilengkapi kabel HDMI tunggal untuk dihubungkan ke TV serta dua kontroler nirkabel yang desainnya tetap memakai kenop putar dan papan angka.
Kemudian, untuk mengisi daya kedua kontroler itu, nantinya para pengguna dapat menggunakan charging dock yang terhubung langsung ke konsol.
Dilaporkan bahwa Sprint juga bakal menampilkan overlay papan angka yang dilengkapi dengan desain serta ilustrasi baru, sehingga para pemain akan lebih mudah untuk mengenali tombol-tombol yang digunakan untuk stiap gim.
Dinukil dari Tempo.co, konsol ini akan hadir dengan 45 gim bawaan, yang mana di antaranya meliputi beberapa judul gim klasik seperti Boulder Dash serta Astrosmash.
Diketahui bahwa konsol Intellivision Sprint dijual dengan harga sebesar US$149,99 atau sekitar Rp 2,4 juta.





