Pramono Mengurangi Kapasitas Sampah RDF Rorotan menjadi 750 Ton Per Hari

Pramono Anung berencana untuk membatasi kapasitas fasilitas sampah yang berasal dari bahan bakar sampah (RDF) di Rorotan, Jakarta Utara. (Sumber Foto : Dok. DLH Dki Jakarta)
0 0
Read Time:1 Minute, 33 Second

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung berencana untuk membatasi kapasitas fasilitas sampah yang berasal dari bahan bakar sampah (RDF) di Rorotan, Jakarta Utara. Dalam upaya jangka pendek, Pramono juga akan memperbaiki sistem pengangkutan sampah.

Ini dilakukan sebagai tanggapan atas keluhan warga sekitar tentang bau RDF.

Pramono menjelaskan bahwa ketika kapasitas RDF Rorotan mencapai 1.000 ton per hari, bau mulai hilang. Namun, masalah utamanya adalah sistem pengangkutan, bukan proses pengolahan sampah.

“Memang ketika kapasitasnya 750 ton per hari itu tidak ada bau. Tapi begitu dinaikkan sampai dengan 1.000, sebagian kecil ada bau,” kata Pramono saat meninjau lokasi Proyek Pembangunan Sistem Tata Air Pompa Daan Mogot di Cengkareng, Jakarta Barat, Selasa (3/2).

Ia menyatakan bahwa air lindi yang tercecer saat sampah diangkut ke fasilitas RDF adalah sumber utama bau.

“Tapi persoalan bau yang utama sebenarnya adalah di pengangkutan karena air lindinya yang tercecer ke mana-mana,” ujarnya.

Untuk mengatasi hal tersebut, Pemprov DKI membatasi kapasitas RDF Rorotan sementara menjadi 750 ton per hari. Selain itu, armada baru yang dianggap lebih baik akan digunakan untuk mengangkut sampah.

Air lindi yang tercecer saat sampah diangkut ke fasilitas RDF adalah sumber utama bau. (Sumber Foto: Antara)

“Saya sudah minta sementara ini untuk commissioning-nya tidak lebih dari 750 ton per hari dan digunakan dump truck yang baru,” kata Pramono.

Selain itu, Pramono menyatakan bahwa untuk mendukung operasional RDF Rorotan, Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta telah menyiapkan armada truk pengangkut sampah baru yang dibuat pada tahun 2025.

“Karena secara khusus Pemerintah DKI Jakarta melalui Dinas LH membuat, menambah truk kompaktor yang baru yang diproduksi tahun 2025. Itulah yang akan kami gunakan, mudah-mudahan itu juga akan mengatasi jangka pendek,” ujarnya.

Ia berharap bahwa keluhan warga akan dikurangi dengan pembatasan kapasitas dan perbaikan sistem pengangkutan ini. Sementara itu, Pemprov DKI sedang menyiapkan tindakan lanjutan untuk memastikan RDF Rorotan beroperasi dengan baik tanpa mengganggu lingkungan.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Visited 1 times, 1 visit(s) today