Setidaknya 30 Orang Dilaporkan Tewas Akibat Peristiwa Hujan Salju Lebat yang Melanda Jepang

Setidaknya 30 orang di Jepang dilaporkan tewas akibat hujan salju lebat yang telah berlangsung dalam dua minggu terakhir. (Source: REUTERS via CNBCIndonesia.com)
0 0
Read Time:1 Minute, 16 Second

Pada hari Selasa, 3 Januari 2026, para pejabat Jepang mengungkapkan bahwa setidaknya 30 orang dilaporkan tewas akibat hujan salju lebat yang telah berlangsung dalam dua minggu terakhir.

Dilaporkan bahwa Aomori, Jepang, menjadi wilayah terdampak paling parah dengan salju setinggi 4,5 meter masih menyelimuti tanah di kawasan terpencil.

Aomori, Jepang, menjadi wilayah terdampak hujan salju lebat paling parah. (Source: AFP/Getty Images via NBCnews.com)

Menanggapi peristiwa yang tengah melanda wilayah tersebut, pemerintah pusat dikabarkan telah menurunkan sejumlah pasukan untuk memberikan bantuan kepada sejumlah warga Aomori.

Berdasarkan informasi yang dirilis oleh CNA dalam laman Tempo.co, pada hari Selasa pagi, Sanae Takaichi, selaku Perdana Menteri Jepang, telah menyelenggarakan pertemuan khusus tingkat Kabinet untuk memberikan arahan kepada para menterinya agar dapat melakukan sejumlah upaya demi mencegah kematian serta kecelakaan.

Diketahui bahwa volume udara dingin yang kuat telah mengakibatkan terjadinya peristiwa hujan salju lebat dalam beberapa minggu belakangan di sepanjang pantai Laut Jepang.

Badan Manajemen Kebakaran dan Bencana mengungkapkan bahwa setidaknya 30 orang dilaporkan telah tewas akibat peristiwa yang berlangsung sejak tanggal 20 Januari sampai 3 Februari 2026 itu.

Pada hari Senin, 2 Februari 2026, Soichiro Miyashita, selaku Gubernur Aomori, menyampaikan bahwa ia telah meminta bantuan bencana kepada pihak militer Jepang.

Dinukil dari Tempo.co, Miyashita menyebut bahwa dirinya juga telah meminta para pasukan agar dapat memberikan bantuan kepada sejumlah lansia di Aomori yang tinggal sendirian.

“Bahaya insiden yang mengancam jiwa, seperti kecelakaan fatal akibat salju yang jatuh dari atap atau bangunan yang runtuh, sudah dekat,” kata Miyashita dalam konferensi pers, dikutip dari Tempo.co.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Visited 1 times, 1 visit(s) today