Diduga Akibat Tersambar Petir Ketika Berteduh, Dua Petani di Sleman Tewas

Diduga akibat tersambar petir ketika tengah berteduh di area persawahan, dua orang petani dilaporkan tewas. (Source: RRI/Alfi Annissa Karin)
0 0
Read Time:1 Minute, 21 Second

Diduga akibat tersambar petir ketika tengah berada di area persawahan di Kecamatan Seyegan, Kabupaten Sleman, Yogyakarta, dua orang petani dilaporkan tewas.

Insiden yang telah menimpa dua orang petani itu berlangsung pada hari Senin siang, 9 Februari 2026, ketika mereka tengah berteduh di sebuah gubuk dari hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut.

Insiden yang telah menimpa dua orang petani ini berlangsung ketika mereka tengah berteduh dari hujan deras di sebuah gubuk. (Source: Ilustrasi/Getty Images via Detik.com)

Dilansir dari Tempo.co, dua orang petani yang tewas dalam insiden ini yaitu Wakinah (63) serta Samiyah (64), yang mana mereka juga merupakan warga di wilayah tersebut.

Kemudian, terdapat satu korban lainnya bernama Sarinten (72) yang ikut tersambar petir ketika tengah berteduh, namun ia berhasil selamat.

Ajun Komisaris Salamun, selaku Kepala Seksi Hubungan Masyarakat Polresta Sleman, mengungkapkan bahwa insiden ini diawali ketika para korban tengah melakukan penanaman sejumlah padi di sawah milik seorang warga.

Tidak lama setelah itu, hujan pun mulai mengguyur wilayah tersebut dan mereka memutuskan untuk beristirahat sejenak sembari berteduh di gubuk kecil yang berada di sawah.

“Tidak berselang lama, petir menyambar area sekitar gubuk tersebut mengenai tiga korban,” kata Salamun, hari Senin, dalam laman Tempo.co.

Dikabarkan bahwa dua orang korban yang tersambar petir itu kemudian dievakuasi dan dinyatakan meninggal dunia di Rumah Sakit At Taurot Seyegan, Sleman.

Mengutip Tempo.co, Salamun menyampaikan bahwa pihak keluarga korban telah menolak dilaksanakan proses autopsi, dan saat ini kedua jenazah telah dipulangkan kembali untuk dimakamkan.

“Kami mengimbau warga yang beraktivitas di area terbuka untuk segera mencari tempat aman saat cuaca buruk guna menghindari kejadian serupa,” ucap Salamun, dinukil dari Tempo.co.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Visited 1 times, 1 visit(s) today