Akibat Serangan Gabungan Israel-AS, Puluhan Orang di Iran Selatan Dilaporkan Tewas

Jumlah korban tewas dalam serangan Israel dan AS di Iran baru-baru ini telah mengalami peningkatan. (Source: REUTERS via Detik.com)
0 0
Read Time:1 Minute, 33 Second

Pada hari Sabtu, 28 Februari 2026, IRNA, sebuah kantor berita milik pemerintah Iran, mengungkapkan bahwa jumlah korban tewas akibat serangan yang dilakukan oleh Israel dan Amerika Serikat (AS) di Iran baru-baru ini telah mengalami peningkatan.

Dilansir dari Tempo.co, menurut laporan yang dirilis dalam laman NBC News itu, serangan gabungan ini telah menghantam sebuah sekolah putri di Iran selatan dan mengakibatkan sedikitnya 51 orang tewas.

Serangan gabungan ini telah menghantam sebuah sekolah putri di Iran selatan hingga mengakibatkan sedikitnya 51 orang tewas. (Source: CNN.com)

Berdasarkan laporan yang dipublikasikan oleh kantor berita Mehr, Gubernur khusus Kabupaten Minab menyampaikan bahwa setidaknya 51 orang dilaporkan telah tewas serta sekitar 60 orang lainnya mengalami luka-luka dalam insiden serangan yang menargetkan sekolah dasar putri di wilayah tersebut.

Selain itu, kantor berita Tasnim juga menyebut bahwa serangan ini diduga membidik markas militer milik IRGC yang posisinya berada di sekitar wilayah sekolah tersebut.

Menurut pernyataan yang disampaikan oleh dua orang pejabat di Amerika Serikat kepada kantor berita NBC News, dalam serangan gabungan ini, Israel menargetkan sejumlah pemimpin Iran, sedangkan AS membidik program rudal balistik serta nuklir milik Iran.

Menanggapi insiden penyerangan yang telah menghantam wilayahnya tersebut, Iran pun membalasnya dengan melancarkan sejumlah serangan ke wilayah utara Israel serta beberapa negara Teluk yang terdapat markas pangkalan militer AS di dalamnya.

Akibat serangan tersebut, sedikitnya satu orang di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, dilaporkan tewas. Kemudian, sejumlah sekutu AS lainnya, seperti Qatar, Kuwait, Bahrain, serta Yordania, menyebut adanya serangan rudal Iran yang menghantam wilayah mereka.

Mengutip Tempo.co, Korps Garda Revolusi Islam Iran atau IRGC sebelumnya telah mengumumkan melalui siaran televisi pemerintah bahwa mereka menargetkan “markas besar Armada Kelima Angkatan Laut AS di Bahrain, pangkalan AS lainnya di Qatar dan UEA, dan pusat-pusat militer serta keamanan.”

Para pejabat di AS menyatakan bahwa akibat serangan ini, terdapat berbagai kerusakan infrastruktur yang terjadi di Bahrain.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Visited 1 times, 1 visit(s) today