Puluhan Layanan Penukaran Uang Tambahan Bakal Ditempatkan BI di Sejumlah Lokasi Mudik

BI bakal tambahkan puluhan layanan penukaran uang di sejumlah lokasi arus mudik Lebaran 2026. (Source: Ilustrasi/Pixabay via Beritanasional.com)
0 0
Read Time:1 Minute, 31 Second

Pada tanggal 16 hingga 17 Maret 2026, terdapat puluhan layanan penukaran uang yang bakal ditambahkan oleh pihak Bank Indonesia atau BI di sejumlah lokasi arus mudik Lebaran 2026.

Muhammad Anwar Bashori, selaku Kepala Departemen Pengelolaan Uang BI, mengungkapkan bahwa terdapat sebanyak 55 layanan tambahan yang bakal ditempatkan di sejumlah lokasi arus mudik seperti bandara, stasiun, terminal, pelabuhan, serta rest area.

Hal ini dilakukan oleh BI untuk memfasilitasi penukaran uang rupiah bagi masyarakat yang tengah mudik. (Source: Ilustrasi/Pexels via Kompas.com)

Dilansir dari Tempo.co, hal ini dilakukan oleh BI dengan tujuan agar dapat memberikan fasilitas penukaran uang rupiah untuk masyarakat yang tengah melaksanakan perjalanan mudik.

“Total kuota layanan tambahan tersebut mencapai sekitar 11.900 paket penukaran,” kata Anwar melalui keterangan tertulis, hari Senin, 16 Maret 2026, dikutip dari Tempo.co.

Berdasarkan laporan yang telah dicatat oleh BI per tanggal 13 Maret 2026, terdapat sebanyak 1.076.282 penukar melalui layanan resmi.

Dikabarkan bahwa jumlah tersebut telah mengalami peningkatan hingga sebesar 85,4 persen jika dibandingkan dengan tahun 2025 sebanyak 580.496 penukar.

“Tingginya animo dan perluasan layanan tersebut menunjukkan bahwa kebutuhan masyarakat terhadap uang pecahan kecil untuk tradisi berbagi, pemberian THR, serta aktivitas ekonomi selama Ramadan dan Idul Fitri masih sangat besar,” kata Anwar, dalam laman Tempo.co.

Anwar menjelaskan bahwa masyarakat bisa melakukan penukaran uang melalui layanan resmi agar dapat terjamin keaslian uang dan keamanan transaksinya.

Mengutip Tempo.co, menyambut periode Idul Fitri 2026, pihak BI dilaporkan telah mempersiapkan sejumlah uang tunai layak edar yang nilainya mencapai hingga sebesar Rp 185,6 triliun.

Dari total tersebut, Rp 177 triliun di antaranya bakal dialokasikan untuk memenuhi keperluan perbankan, yang mana meliputi penarikan tunai dari ATM maupun kantor cabang perbankan.

Kemudian sisanya, yakni sebesar Rp 8,6 triliun, bakal diperuntukkan bagi layanan penukaran uang dengan nominal Rp 5,3 juta per paketnya.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Visited 1 times, 1 visit(s) today