Pemerintah Berikan Bantuan Finansial untuk Pengobatan Andrie Yunus yang Disiram Air Keras

Pemerintah memberikan perawatan gratis kepada aktivis Kontras Andrie Yunus. (Sumber Foto : Kompas.com)
0 0
Read Time:1 Minute, 39 Second

Pemerintah memberikan perawatan gratis kepada aktivis Kontras Andrie Yunus yang menjadi korban penyiraman air keras, kata Widyawati, juru bicara Kementerian Kesehatan.

Setelah diberi air keras, Andrie saat ini dirawat di RSUP Nasional Dr. Cipto Mangunkusumo (RSCM) di Jakarta.

“Iya ada dirawat di RSCM, dan akan kita gratiskan,” ujar Widyawati kepada Kompas.com, Selasa (17/3/2026).

“Proses berjalan sesuai prosedur ya,” imbuh dia.

Pihak RSCM menyatakan bahwa penyiraman air keras menyebabkan gangguan penglihatan pada mata kanan Andrie.

Menurut Manajer Hukum dan Humas RSCM Yoga Nara, Andrie mengalami fase akut trauma kimia pada mata kanan dengan derajat keparahan tingkat tiga.

“Kondisi tersebut menyebabkan penurunan tajam penglihatan serta kerusakan pada permukaan kornea,” ujar Yoga dalam siaran pers yang dilansir dari Kompas.com, Selasa (17/3/2026).

Untuk mengatasi masalah ini, Andrie Yunus menjalani prosedur pembersihan jaringan yang rusak pada mata kanan dan transplantasi membran amnion untuk melindungi permukaan mata dan mendukung proses penyembuhan.

Andrie Yunus Disiram Air Keras

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, pada Kamis (12/3/2026) malam, orang tak dikenal menyiram Andrie Yunus dengan air keras.

Andrie saat ini dirawat di RSUP Nasional Dr. Cipto Mangunkusumo (RSCM) di Jakarta. (Sumber Foto : Antara)

Peristiwa itu terjadi tidak lama setelah Andrie menyelesaikan rekaman siniar “Remiliterisme dan Peninjauan Hukum di Indonesia” di kantor Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia.

Sekitar pukul 23.00 WIB, proses rekaman selesai. Setelah kejadian tersebut, Andrie segera dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.

Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa dia mengalami luka bakar sekitar 24%.

Dimas Bagus Arya, Koordinator Kontras, menganggap serangan tersebut sebagai upaya untuk menghalangi suara kritis masyarakat, terutama pembela hak asasi manusia.

“Atas informasi yang kami himpun tersebut, kami menilai bahwa tindakan penyiraman air keras ini merupakan upaya untuk membungkam suara-suara kritis masyarakat, khususnya pembela Hak Asasi Manusia,” ujarnya.

Akhir-akhir ini, dilaporkan bahwa Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto langsung meminta Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk menyelidiki kasus tersebut secara menyeluruh.

Presiden meminta penanganan kasus dilakukan secara profesional, jujur, dan mengutamakan penyelidikan kriminal ilmiah.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Visited 1 times, 1 visit(s) today