Bulog Sebut Jumlah Beras SPHP 2026 Turun Jadi 860.000 Ton

Direktur Utama PT Perum Bulog, menyatakan volume pasokan beras (SPHP) tidak akan mencapai 1,5 juta ton. (Sumber Foto : Kompas.com)
0 0
Read Time:1 Minute, 32 Second

Ahmad Rizal Ramdhani, Direktur Utama PT Perum Bulog, menyatakan bahwa volume pasokan beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) tidak akan mencapai 1,5 juta ton pada tahun 2026.

Rizal mengatakan keputusan terbaru Badan Pangan Nasional (Bapanas) mengurangi jumlah SPHP 2026 menjadi hanya 860.000 ton.

“860-an ribu ton. Jadi tidak seperti yang di awal 1,5 juta ton ya, 1,5 juta ton tapi hanya 860-an sekitar segitu,” kata Rizal saat ditemui di Kantor Bulog, Jakarta, Selasa (17/3/2026).

Bulog mematuhi peraturan pemerintah saat mendistribusikan beras SPHP.

Penyaluran SPHP sekarang lebih fleksibel, sejalan dengan pengurangan volume.

Karena musim panen pada tahun 2025, distribusi SPHP beras dihentikan pada Februari, Maret, dan April. Namun, pada tahun 2026, penyaluran beras terus dilakukan.

Hanya saja, pada daerah sentra penghasil beras, volume SPHP yang didistribusikan dikurangi. “Namun pada saat nanti tidak musim panen dikembalikan ke situasi yang normal penjualannya,” ujar Rizal.

Menurut Purnawirawan Jenderal TNI bintang tiga itu, beras SPHP akan diberikan sepanjang tahun.

Rizal belum mencatat jumlah SPHP yang didistribusikan selama bulan Ramadhan.

Bapanas mengurangi jumlah SPHP 2026 menjadi hanya 860.000 ton. (Sumber Foto : Antara)

Ia hanya menyatakan bahwa Bulog telah mengirimkan beras murah itu sesuai dengan kemampuan mereka.

Bulog bahkan menggelar pasar murah bersama kementerian lembaga lain seperti TNI dan Polri. “Ini tujuannya apa? Untuk menstabilkan harga di lapangan supaya masyarakat dapat membeli dengan murah,” kata Rizal.

Pada awal tahun lalu, pemerintah telah mencapai kesepakatan untuk menargetkan penyaluran beras SPHP sebanyak 1,5 juta ton hingga 2026. Pemerintah juga memutuskan bahwa penyaluran dapat dilakukan secara terus menerus.

“Kemudian yang terakhir, di sini kami juga membahas terkait dengan penyaluran, yaitu baik penyaluran beras SPHP Rp 1,5 juta ton ke depan yang kami akan melaksanakan strateginya sepanjang tahun,” kata Rizal usai Rapat Kerja Nasional (Rakernas) di Kantor Bulog, Jakarta pada Minggu (11/1/2026).

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Visited 1 times, 1 visit(s) today