Di Tengah Harapan Pembukaan Selat Hormuz, Harga Minyak Dunia Turun 100 USD

Presiden AS Donald Trump mengumumkan gencatan senjata dua pekan dengan Iran, yang menyebabkan harga minyak mentah dunia turun drastis. (Sumber Foto : Dok Shutterstock)
0 0
Read Time:1 Minute, 50 Second

Presiden AS Donald Trump mengumumkan gencatan senjata dua pekan dengan Iran, yang menyebabkan harga minyak mentah dunia turun drastis pada akhir perdagangan Rabu (8/4/2026) waktu setempat atau Kamis (9/4/2026) pagi WIB.

Harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) turun 18,54 USD atau 16,41 persen menjadi 94,41 USD per barrel, sementara harga minyak mentah Brent turun 14,52 USD atau 13,29 persen ke level 94,75 USD per barrel, menurut Reuters.

Penurunan harga ini disebabkan oleh keyakinan pasar bahwa Selat Hormuz akan dibuka kembali, jalur pelayaran penting yang mengangkut sekitar 20% pasokan minyak dunia setiap hari.

“Harga minyak turun sebagai antisipasi pembukaan kembali selat dan pasokan energi yang telah menumpuk dapat melewati jalur pelayaran tersebut,” ujar Pendiri Lipow Oil Associates, Andrew Lipow.

Sebelumnya, Trump memberikan tenggat waktu kepada Iran untuk memilih antara melakukan serangan terhadap infrastruktur sipilnya atau membuka Selat Hormuz.

Kapal-kapal mengatakan Selat Hormuz tetap tertutup karena angkatan laut Iran terus mengancam kapal yang melintas tanpa izin. (Sumber Foto : kontan.co.id)

Namun, ia mengumumkan kesepakatan gencatan senjata setelah itu.

“Ini akan menjadi gencatan senjata dua arah!” tulis Trump di media sosialnya, setelah pada Selasa kemarin sempat memperingatkan bahwa “seluruh peradaban akan mati malam ini” jika tuntutannya tidak dipenuhi.

Trump menyatakan bahwa AS akan bekerja sama dengan Iran dan membahas potensi pelonggaran tarif dan sanksi terhadap Teheran.

Meskipun demikian, keadaan di Timur Tengah terus memanas.

Meskipun kelompok Hizbullah yang didukung Iran menghentikan serangan mereka ke wilayah Israel utara dalam kerangka gencatan senjata, Israel dilaporkan melancarkan serangan besar ke Lebanon.

Bahkan sebelum pembicaraan damai dimulai, Ketua Parlemen Iran, Mohammad Baqer Qalibaf, menyatakan bahwa beberapa poin dari proposal gencatan senjata telah dilanggar.

Ia menyebut sejumlah pelanggaran, termasuk serangan di Lebanon, infiltrasi drone ke wilayah udara Iran, dan penolakan hak Iran untuk memperkaya uranium.

Sebaliknya, kapal-kapal mengatakan Selat Hormuz tetap tertutup karena angkatan laut Iran terus mengancam kapal yang melintas tanpa izin.

Sebelum pertemuan pejabat AS dan Iran di Pakistan, seorang pejabat senior Iran mengatakan jalur tersebut mungkin dibuka secara terbatas.

“Lalu lintas kapal yang aman di Selat Hormuz akan menjadi poin utama dalam pembicaraan. Harga minyak kemungkinan tetap tinggi dibandingkan sebelum perang hingga ada bukti normalisasi pengiriman,” ucapnya.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Visited 1 times, 1 visit(s) today