Menteri Keuangan mengatakan Bank Dunia telah menghilangkan keraguan terhadap ekonomi Indonesia.
“Jadi keraguan tentang apakah kita bisa menjalankan kebijakan fiskal yang baik, dan kita pun menciptakan pertemuan yang baik, pada saat yang bersamaan sepertinya (keraguan itu) sudah hilang,” kata Purbaya dalam keterangan pers Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom), Kamis (16/4/2026).
Setelah pertemuan dengan IMF, Bank Dunia, lembaga pemeringkat internasional, dan 18 lembaga investasi global pada Rabu, 15 April 2026, Purbaya menyatakan hal itu.

Lembaga-lembaga tersebut mengklaim bahwa Indonesia memiliki kemampuan untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi secara cepat sambil mempertahankan kehati-hatian fiskal.
Purbaya mengatakan bahwa saat mereka bertemu dengan investor global seperti Goldman Sachs dan Fidelity, mereka pada awalnya mempertanyakan komitmen Indonesia terhadap pertumbuhan ekonomi dan dampak APBN.
Purbaya kemudian menanggapi dengan memberikan penjelasan rinci dan menyeluruh tentang arah kebijakan ekonomi, yang disambut baik oleh para investor.
“Jadi mereka suka sekali dengan penjelasan kita bahwa kita akan menciptakan pertumbuhan ekonomi yang lebih cepat tanpa mengorbankan kebijakan fiskal,” ujar Purbaya.
Purbaya percaya bahwa arus modal asing ke Indonesia akan meningkat dalam hal instrumen pendapatan tetap dan ekuitas.
“Jadi harusnya sih, enggak lama lagi (arus modal) akan masuk ke Indonesia dan akan mendorong pasar modal Indonesia ke level yang lebih tinggi lagi,” jelasnya.
Purbaya ucap para elit IMF merasa senang
Purbaya juga menyatakan bahwa ia bertemu langsung dengan Kristalina Georgieva, direktur IMF.
Menurut Kristalina, ketidakpastian global akan terus meningkat dalam beberapa waktu ke depan.
Menurut Purbaya, hanya karena Indonesia memiliki fundamental ekonomi yang kuat di tengah ketidakpastian global sehingga menarik perhatian IMF.
Purbaya menjelaskan bahwa ini terjadi meskipun Indonesia telah menyesuaikan kebijakannya sejak tahun lalu untuk mengurangi dampak gangguan eksternal, khususnya kenaikan harga minyak dunia.
“Dan dia (Kristalina) kelihatannya senang dengan keadaan seperti itu. Yang jelas, mereka (IMF) akan memberitahukan ke seluruh dunia negara-negara mana saja yang performanya bagus,” kata Purbaya.
Dalam hal pertemuan dengan lembaga pemeringkat internasional dan Bank Dunia, Purbaya menyatakan bahwa penjelasan dan strategi makroekonomi Indonesia diterima dengan baik.
Bank Dunia akan mencari peluang kerja sama yang menguntungkan dengan Indonesia, katanya.
“Jadi keraguan tentang apakah kita bisa menjalankan kebijakan fiskal yang baik, dan kita pun menciptakan pertemuan yang baik, pada saat yang bersamaan sepertinya (keraguan itu) sudah hilang,” imbuhnya.






