Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk sejumlah wilayah di Indonesia pada 22 hingga 23 Mei 2026. Sejumlah daerah diprediksi berpotensi mengalami hujan sedang hingga sangat lebat yang dapat memicu bencana hidrometeorologi seperti banjir, genangan, luapan sungai, dan longsor.
Pada Jumat, 22 Mei 2026, BMKG menetapkan status siaga hujan lebat hingga sangat lebat untuk Kepulauan Bangka Belitung, Kalimantan Barat, dan Maluku. Ketiga wilayah ini harus meningkatkan kewaspadaan mengingat intensitas curah hujan yang diprediksi cukup tinggi.

Sementara itu, pada Sabtu, 23 Mei 2026, wilayah yang masuk kategori siaga bertambah meliputi Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, serta Papua Pegunungan. Penambahan wilayah ibu kota dan sekitarnya dalam daftar siaga tentu menjadi perhatian serius mengingat padatnya aktivitas warga di kawasan tersebut.
Selain status siaga, BMKG juga merilis daftar panjang wilayah berstatus waspada. Pada 22 Mei, status waspada hujan sedang hingga lebat berlaku untuk 27 provinsi, mulai dari Sumatra Utara, Sumatra Barat, hingga Papua. Daftar serupa dengan sedikit perubahan juga berlaku untuk keesokan harinya.

BMKG tidak hanya memperingatkan soal hujan. Lembaga tersebut juga mengeluarkan peringatan dini angin kencang untuk wilayah Nusa Tenggara Timur pada 22 dan 23 Mei 2026. Kombinasi hujan lebat dan angin kencang berpotensi memperparah dampak bencana di wilayah tersebut.
Masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem dalam beberapa hari ke depan. Beberapa langkah antisipasi yang dapat dilakukan antara lain menghindari aktivitas di luar ruangan saat hujan deras, menjauhi daerah rawan banjir dan longsor, serta memastikan saluran air di sekitar rumah tidak tersumbat.
Bagi warga yang tinggal di bantaran sungai atau daerah dataran rendah, disarankan untuk memantau ketinggian air secara berkala. Jika diperlukan, segera mengungsi ke tempat yang lebih aman sebelum kondisi memburuk.

BMKG menyarankan masyarakat untuk terus memantau informasi prakiraan cuaca terbaru melalui kanal resmi, baik situs web, aplikasi, maupun media sosial BMKG. Informasi yang akurat dan terkini menjadi kunci dalam mengambil keputusan tepat untuk menjaga keselamatan diri dan keluarga.
Peringatan dini ini merupakan bagian dari upaya BMKG dalam mitigasi bencana hidrometeorologi. Dengan adanya informasi lebih awal, diharapkan korban jiwa dan kerugian material dapat diminimalkan.






