Dikabarkan bahwa pada hari Selasa, 19 Mei 2026 lalu, telah terjadi sebuah insiden ledakan bom mobil yang melanda wilayah Damaskus, Suriah.
Dalam insiden ledakan ini, setidaknya terdapat salah seorang tentara Suriah yang tewas serta sejumlah orang mengalami luka-luka.

Dilansir dari Tempo.co, pihak pemerintah Arab Saudi diketahui telah memberikan kecaman terhadap insiden ledakan bom mobil yang berlangsung di wilayah tersebut.
“Kerajaan Arab Saudi mengutuk dan mengecam insiden ledakan tersebut,” demikian bunyi dari pernyataan yang dikeluarkan oleh Kementerian Luar Negeri Saudi, dikutip dari Anadolu, dalam laman Tempo.co.
Selain itu, pemerintah Arab Saudi juga telah mengucapkan belasungkawa serta solidaritasnya kepada Suriah dan berharap agar seluruh korban yang terdampak dapat segera kembali pulih.
Berdasarkan informasi yang dirilis oleh SANA, sebuah kantor berita pemerintah Suriah, melaporkan bahwa insiden ledakan mobil itu berlangsung di dekat area gedung Kementerian Pertahanan yang lokasinya berada di wilayah Bab Sharqi, Damaskus.
“Pasukan segera bergerak mengamankan dan membongkar alat peledak tersebut sebelum sebuah bom mobil meledak di area itu,” ucap pejabat kementerian kepada SANA, dikutip dari Tempo.co.
Najib al-Naasan, selaku direktur layanan ambulans dan darurat Damaskus, menyampaikan bahwa jumlah korban luka yang terdampak akibat insiden ledakan itu mencapai hingga sebanyak 12 orang.






