Dilaporkan bahwa dari hasil lelang barang rampasan koruptor, Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK berhasil mengumpulkan dana sebesar Rp 24,8 miliar.
Sebelumnya, pada tanggal 11 sampai dengan 12 Juni 2025, KPK telah menyelenggarakan acara lelang barang rampasan koruptor secara serentak di 14 daerah di seluruh Indonesia.
Dilansir dari tempo.co, Mungki Hadipratikto, selaku Direktur Pelacakan Aset, Pengelolaan Barang Bukti, dan Eksekusi KPK, mengungkapkan bahwa kegiatan lelang tersebut adalah bagian dari langkah KPK untuk melakukan pemulihan pada kerugian negara.

“Dana hasil lelang akan masuk ke kas negara setelah pemenang melunasi pembayaran maksimal lima hari setelah penetapan,” kata dia dalam keterangan resmi, Senin, 16 Juni 2025, dikutip dari tempo.co.
Mungki menyatakan bahwa dana sebesar Rp24,8 miliar yang berhasil dikumpulkan oleh KPK tersebut merupakan hasil dari penjualan total 82 lot yang dilelang, terdiri dari 39 lot barang bergerak senilai Rp732 juta, serta 7 lot barang tidak bergerak senilai Rp24,1 miliar.
Mungki menyampaikan bahwa dalam proses pelelangan ini, terdapat beberapa momen menarik, seperti kemeja sutera lengan panjang yang awalnya dibuka dengan harga limit Rp 5.700, laku sampai sebesar Rp 5.675.700.
Seangkan, mobil VW Caravelle yang dibuka dari harga Rp 17,9 juta, berhasil terjual dengan harga sebesar Rp 123,9 juta.
“Contohnya sepeda motor perkara Rafael Alun, alhamdulillah laku juga. Begitu juga dengan mobil VW Caravelle dan tas LV yang sudah dua kali gagal ternyata laku juga. Semuanya akhirnya terjual,” ujarnya, dilansir darri tempo.co.
Diketahui bahwa sejumlah daerah yang menjadi lokasi dari kegiatan lelang tersebut di antaranya adalah Jakarta, Bandung, Bogor, Yogyakarta, Palembang, Pekanbaru, Dumai, Tangerang, Surabaya, Purwokerto, Banda Aceh, Bekasi, Pekalongan, dan Cirebon.
Kegiatan pelelangan tersebut diketahui telah diselenggarakan oleh KPK sebanyak tiga kali, yakni pada bulan Desember 2024, Maret, serta Juni 2025.






