Dalam bebarapa tahun ke depan, Mongolia dikabarkan bakal mempunyai sebuah tempat wisata antariksa baru dan juga unik yang diperuntukkan bagi para pengunjung yang ingin mendapatkan pengalaman kehidupan di Mars.
Rencananya, proyek wisata antariksa ini bakal dibangun di Gurun Gobi, sebuah wilayah terpencil yang dikelilingi oleh berbagai macam spesies flora dan fauna yang unik.
Kabarnya, kamp antariksa yang diberi nama Mars-V ini disebut sebagai proyek wisata paling ambisius dan direncanakan bakal dibuka untuk umum pada tahun 2029 mendatang.

Mengutip Tempo.co, kamp Mars-V merupakan sebuah tempat wisata yang menjadi pusat simulasi antariksa, yang di mana dapat memungkinkan para peserta untuk merasakan pengalaman kehidupan di Mars.
Kamp Mars-V adalah sebuah proyek pariwisata yang tengah dikembangkan oleh LSM Mongolia, MARS-V, serta sejumlah lembaga pemerintah lainnya, menurut informasi yang dirilis Travel and Tour World dalam laman Tempo.co.
Nantinya, di dalam kamp ini akan terdapat sejumlah fasilitas lengkap, seperti tempat tidur bertingkat, pakaian antariksa, serta berbagai peralatan lainnya yang dibutuhkan agar dapat menciptakan kondisi yang sama seperti Mars.
Para peserta yang mengikuti kegiatan perkemahan Mars-V bakal diberikan sejumlah tantangan bertahan hidup dalam kurun waktu sebulan.
Berbagai tantangan itu di antaranya meliputi bertahan hidup dalam kondisi yang sangat dingin, menavigasi medan simulasi Mars, serta menghadapi simulasi badai pasir.
Pada saat berlangsungnya perkemahan tersebut, para peserta yang hadir bakal memakai pakaian antariksa yang sudah dirancang agar dapat melindungi diri mereka dari kondisi yang keras.
Dinukil dari Tempo.co, proyek perkemahan Mars-V ini memiliki tujuan untuk memberikan edukasi kepada para wisatawan terkait berbagai hal, seperti tantangan ilmiah dan teknologi eksplorasi antariksa, meningkatkan kesadaran akan misi Mars, perjalanan antariksa, hingga simulasi hunian manusia di luar Bumi.
Perkemahan Mars-V ini juga dirancang agar dapat memberikan pengalaman serta inspirasi kepada para generasi ilmuwan, insinyur, hingga penjelajah masa depan, serta petualangan bagi mereka yang memiliki ketertarikan terhadap kehidupan luar angkasa.








