Wilayah Nduga Papua Pegunungan Dilanda Banjir dan Longsor, 23 Orang Jadi Korban

Telah terjadi sebuah peristiwa bencana alam yang melanda Kabupaten Nduga, Papua Pegunungan. (Source: Dok. BNPB)
0 0
Read Time:1 Minute, 29 Second

Telah terjadi sebuah peristiwa bencana alam berupa banjir bandang yang diiringi dengan tanah longsor yang melanda Kabupaten Nduga, Papua Pegunungan.

Dalam peristiwa bencana alam itu, 15 orang didapati dalam keadaan tewas, sedangkan 8 lainnya hingga saat ini masih hilang dan tengah dicari oleh tim SAR gabungan.

Dalam peristiwa bencana alam itu, 15 orang didapati dalam keadaan tewas, sedangkan 8 lainnya hilang. (Source: Istimewa via Jubi.id)

“Sebanyak 15 orang ditemukan dalam keadaan meninggal dunia, sedangkan 8 orang lainnya masih dalam proses pencarian,” kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari melalui keterangannya, hari Rabu, 5 November 2025, dikutip dari detikSulsel.

Dilansir dari detikSulsel, Abdul Muhari mengungkapkan bahwa peristiwa bencana alam banjir bandang yang disertai dengan tanah longsor ini diakibatkan oleh cuaca ekstrem berupa hujan berintensitas tinggi yang terjadi di kawasan hulu.

“Berdasarkan peringatan dini cuaca ekstrem yang dikeluarkan oleh instansi terkait pada periode 4 sampai 6 November 2025, Papua Pegunungan berpotensi dilanda hujan sedang hingga lebat,” ucapnya, dalam laman detikSulsel.

Dilaporkan bahwa BNPB telah meminta kepada pemerintah daerah agar tetap waspada serta siap siaga untuk menghadapi potensi datangnya cuaca ekstrem.

“Masyarakat, khususnya yang tinggal di kawasan daerah aliran sungai, diminta melakukan evakuasi mandiri ke tempat yang lebih aman jika hujan berintensitas tinggi melanda lebih dari satu jam,” kata Abdul Muhari, dinukil dari detikSulsel.

Dikabarkan bahwa bencana alam banjir bandang yang diiringi dengan tanah longsor ini berlangsung pada hari Sabtu, 1 November 2025, di Distrik Dal, Kabupaten Nduga.

Mengutip detikSulsel, dalam peristiwa bencana alam ini, Semianus Wandikbo, selaku anggota DPRD Papua Pegunungan, menyatakan bahwa terdapat sebanyak 23 warga yang terdampak dan menjadi korban.

“Peristiwa ini sebagai musibah besar yang belum pernah terjadi sebelumnya di wilayah tersebut. Dulu paling satu dua orang pernah jadi korban, tapi kali ini 23 orang,” ujar Semianus, dilansir dari detikSulsel.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Visited 1 times, 1 visit(s) today