Densus 88 Berikan Pendampingan Kepada Puluhan Anak yang Diduga Terpapar Ideologi Ekstremisme

Kepala Badan Reserse Kriminal Polri Komjen Syahardiantono menyebut, puluhan anak ditemukan dengan beragam senjata berbahaya. (Source: MB/CNN-I)
0 0
Read Time:1 Minute, 15 Second

Dilaporkan bahwa sebanyak 68 anak yang berada di 18 provinsi di Indonesia saat ini tengah menjalani pendampingan yang dilakukan oleh pihak Detasemen Khusus 88 Antiteror atau Densus 88.

Hal ini dilakukan karena puluhan anak tersebut diduga telah terpapar oleh ideologi ekstremisme yang hendak melakukan sejumlah tindakan kekerasan.

Densus 88 tengah memberikan pendampingan pada puluhan anak yang diduga terpapar ideologi ekstremisme. (Source: Ilustrasi/Suarayogyakarta.com)

Mengutip Tempo.co, puluhan anak yang tengah menjalani pendampingan itu dikabarkan tergabung ke dalam grup True Crime Community, yang mana kelompok tersebut menyebarkan paham tentang Neo-Nazi serta supremasi kulit putih.

“Mereka ditemukan telah menguasai berbagai senjata berbahaya dengan rencana aksi menyasar lingkungan sekolah serta teman sejawat,” kata Kepala Badan Reserse Kriminal Polri Komjen Syahardiantono di Markas Besar Polri, hari Selasa, 30 Desember 2025, dilansir dari Tempo.co.

Menurut hasil interogasi yang telah dilakukan, AKBP Mayndra Eka Wardhana, selaku Juru Bicara Densus 88, mengungkapkan bahwa puluhan anak tersebut menjadikan paham Neo-Nazi dan supremasi kulit putih sebagai pembenaran atas seluruh tindakan yang bakal dilakukan oleh mereka.

Dinukil dari Tempo.co, pada saat proses penyelidikan berlangsung, pihak kepolisian juga berhasil menemukan berbagai macam senjata yang dimiliki oleh anak-anak tersebut, yang mana beberapa di antaranya adalah senjata mainan.

“Ada pula pisau, kebanyakan dari pembelian online,” kata Mayndra, hari Selasa, 30 Desember 2025, dalam laman Tempo.co.

Mayndra menyatakan bahwa Densus 88 hanya melaksanakan proses penyelidikan awal serta pendampingan saja, sedangkan untuk penanganan kasus nantinya bakal dilakukan bersama dengan pihak kepolisian di wilayah, kementerian, hingga lembaga yang berwenang.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Visited 1 times, 1 visit(s) today