Di Aula Kantor Bupati Aceh Utara, Provinsi Aceh, pada hari Sabtu, 24 Januari 2026, Mensos Saifullah Yusuf (Gus Ipul) memberikan santunan senilai Rp 4 miliar kepada 270 ahli waris. Jumlah total santunan adalah Rp 4.050.000.000.
Untuk korban meninggal dunia, kompensasi sebesar Rp 15 juta dan untuk korban luka berat sebesar Rp 5 juta.
“Sesuai arahan Presiden, santunan bagi keluarga yang meninggal dunia akibat bencana beberapa waktu yang lalu,” kata Gus Ipul usai kegiatan, Sabtu.
Selain itu, Kementerian Sosial bekerja sama dengan berbagai kelompok mendirikan dapur umum. Satu di Aceh Utara, misalnya, memiliki kemampuan untuk memasak 6.000 porsi makanan siap saji setiap hari.
Kemensos akan kembali memberikan dukungan setelah para korban bencana menempati Hunian Tetap (Huntap) atau Hunian Sementara (Huntara).
“Dukungan berupa bantuan perabotan rumah senilai Rp 3 juta per keluarga, kemudian bantuan jaminan hidup (jadup) senilai Rp 450.000 per orang per bulan yang akan diberikan selama 3 bulan,” ucapnya.

Selain itu, keluarga yang terkena dampak bencana akan menerima bantuan pemberdayaan pemulihan ekonomi sebesar Rp 5 juta per keluarga.
Presiden Prabowo Subianto meminta berbagai kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah untuk bekerja sama untuk mengatasi bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, kata Gus Ipul.
Pada tahap pertama, evakuasi dan kedaruratan dilakukan oleh petugas terlatih dari Basarnas, TNI, dan Polri, bersama dengan kader lainnya.
“Di mana yang melakukan evakuasi itu adalah orang-orang yang terlatih. Orang-orang yang memang memiliki kemampuan khusus untuk mengevakuasi korban-korban bencana,” jelasnya.
Di Kabupaten Aceh Utara, bantuan logistik berupa 750 paket makanan siap saji, 760 paket makanan anak, 200 paket kit keluarga, 100 paket perlengkapan anak, 200 paket pakaian dewasa, 100 kasur, dan 400 selimut.
Selanjutnya, tenda gulung 200 lembar, tenda keluarga 120 unit, tenda induk 1 unit, pakaian anak 400 paket, 2 penjernih air, sembako 5.000 paket, peralatan ibadah 500 paket, dan beras tradisional 2.000 kg.






