Usai kunjungan kerja Presiden Prabowo Subianto ke tiga negara Inggris, Swiss, dan Prancis ia membawa sejumlah pencapaian strategis.
Setelah disambut oleh Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, dan Kepala BIN Jenderal TNI (Purn) Muhammad Herindra, Prabowo sendiri tiba di Indonesia pada hari Sabtu, 24 Januari 2026.

“Pada Sabtu sore menjelang malam, 24 Januari 2026, Presiden Prabowo Subianto tiba di tanah air dengan menggunakan pesawat maskapai nasional Garuda Indonesia usai merampungkan rangkaian kunjungan ke tiga negara,” ujar Teddy sebagaimana dikutip Instagram Sekretariat Kabinet, dilansir dari ANTARA.
Teddy menyatakan bahwa Prabowo menutup lawatannya yang berlangsung selama lima hari di tiga negara dengan membawa pulang sejumlah capaian strategis yang penting bagi kepentingan nasional.
Salah satunya adalah perjanjian investasi di bidang maritim dengan Inggris senilai 4 miliar poundsterling, atau sekitar 90 triliun rupiah.
Selain itu, kedua negara mencapai kesepakatan untuk membangun 1.582 kapal ikan domestik, yang akan mempekerjakan hingga 600.000 orang.
Indonesia bekerja sama dengan 24 universitas terbaik di Inggris dalam bidang pendidikan untuk meningkatkan pendidikan kedokteran dan STEM (sains, teknologi, teknik, dan matematika).
Pada diplomasi internasional, Indonesia telah resmi bergabung dalam Dewan Perdamaian (BOP) untuk mendorong perdamaian di Gaza, Palestina.
Teddy menyatakan bahwa peran mereka dalam forum tersebut telah menunjukkan kemajuan besar dalam upaya pemulihan konflik.
Selain itu, di Davos, Swiss, Presiden Prabowo mempresentasikan “Prabowonomics”, gagasan ekonomi nasional.
Selain itu, kunjungan kerja tersebut menghasilkan kerja sama yang lebih efektif dengan Pemerintah Prancis di berbagai bidang penting.






