Dilaporkan bahwa akibat hujan deras pada Jumat dini hari, 30 Januari 2026, peristiwa banjir kembali menggenangi sejumlah wilayah Jakarta dan sekitarnya.
Sampai dengan pukul 04.00 WIB, setidaknya terdapat puluhan rukun tetangga (RT) di sejumlah wilayah di Jakarta yang telah tergenang air banjir, menurut laporan yang dirilis oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah atau BPBD Jakarta.

“39 RT terendam banjir Jakarta hari ini,” kata Kepala Pusat Data dan Informasi BPBD Jakarta Mohamad Yohan melalui keterangan tertulis, hari Jumat, 30 Januari 2026, dikutip dari Tempo.co.
Dilansir dari Tempo.co, Yohan mengungkapkan bahwa dalam peristiwa banjir kali ini, Jakarta Timur menjadi wilayah yang terkena dampak paling parah, yakni sebanyak 21 RT di berbagai titik dengan ketinggian air banjir berkisar antara 50 hingga 250 cm.
Selain Jakarta Timur, peristiwa banjir juga melanda beberapa wilayah di Jakarta Barat serta Jakarta Selatan, yang mana terdapat sebanyak delapan RT terkena dampak.
Yohan menyampaikan bahwa Jakarta Selatan masih menjadi wilayah dengan genangan air paling tinggi, yaitu antara 100 sampai 300 cm, sedangkan di Jakarta Barat, ketinggian air diperkirakan mencapai 20 hingga 30 cm.
“Untuk wilayah Jakarta Utara ada dua RT terdampak dengan ketinggian air 20-30 sentimeter imbas curah hujan tinggi dan luapan Kali Nagrak,” ujar Yohan dalam laman Tempo.co.
Mengutip Tempo.co, menanggapi peristiwa banjir yang kembali menggenangi sejumlah wilayah di Jakarta, Pramono Anung, selaku Gubernur Jakarta, menyatakan bahwa pihaknya bakal melaksanakan operasi modifikasi cuaca atau OMC lanjutan jika intensitas hujan dinilai memiliki potensi dapat memperburuk banjir.
“Karena curah hujannya ini masih panjang dan harus dilakukan OMC, saya sudah memberikan persetujuan kalau diperlukan untuk OMC,” kata Pramono, hari Kamis, 29 Januari 2026, dinukil dari Tempo.co.





