Sebuah Clandestine Lab di Jakarta Utara Berhasil Diungkap Bareskrim Polri

Sebuah clandestine lab di Jakarta Utara berhasil dibongkar Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri. (Source: Ilustrasi/Shutterstock via Kompas.com)
0 0
Read Time:1 Minute, 30 Second

Dilaporkan bahwa sebuah laboratorium narkoba atau clandestine laboratory yang lokasinya berada di apartemen kompleks Podomoro Sport Centre, Jakarta Utara, berhasil dibongkar oleh pihak Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri.

Diduga laboratorium tersebut memiliki kaitan dengan peredaran narkoba jaringan internasional yang berasal dari Iran.

Diduga laboratorium ini berkaitan dengan peredaran narkoba jaringan internasional dari Iran. (Source: Ilustrasi/REUTERS via Tempo.co)

“Kami menangkap seorang laki-laki warga negara asing atau WNA bernama Saedi Bayaz,” kata Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Brigadir Jenderal Eko Hadi Santoso melalui keterangan resminya, hari Sabtu, 14 Februari 2026, dilansir dari Tempo.co.

Mengutip Tempo.co, Eko mengungkapkan bahwa Saedi Bayaz dibekuk oleh pihak kepolisian ketika tengah berada di sebuah kedai makanan Timur Tengah yang terletak di Jalan Pramuka, Jakarta Timur.

Eko menyampaikan bahwa Saedi dibekuk berdasarkan hasil pengembangan dari penangkapan yang sebelumnya telah dilakukan terhadap Kazemi Kouhi Farzad.

Pada saat setelah berhasil dibekuk, tim gabungan pun langsung mendatangi apartemen milik Saedi dan mendapati adanya berbagai macam alat produksi clandestine laboratory beserta dengan barang bukti narkotika berupa sabu.

“Tim kemudian menghubungi dan berkoordinasi dengan Puslabfor Bareskrim Polri, memasang police line pada unit tersebut, dan membawa para pelaku untuk pengembangan lebih lanjut,” kata Eko, dalam laman Tempo.co.

Pembekukan tersangka dilakukan oleh tim dengan cara membiarkan Kazemi agar dapat mengikuti instruksi bosnya untuk bertemu dengan Saedi.

Dikabarkan bahwa saat ini bos Kazemi yang memiliki nama Husein, telah masuk ke dalam daftar pencarian orang di Iran.

Dinukil dari Tempo.co, pada saat Saedi tiba di lokasi yang telah ditentukan dan berhasil dikonfirmasi identitasnya, tim gabungan langsung membekuknya.

“Di apartemen Saedi, polisi menyita narkotik jenis sabu dengan berat 1.683 gram, tiga botol berisi acetone, alat electrical powder grinder, timbangan, plastik klip besar ukuran 1 kilogram, jeriken berisi acetone, alat kocok, dan lainnya,” ucap Eko, dikutip dari Tempo.co.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Visited 1 times, 1 visit(s) today