Fenomena Lubang Besar di Aceh Tengah Termasuk Bencana Longsor, ungkap Peneliti BRIN

Terdapat sebuah fenomena lubang besar yang terjadi di Desa Pondok Balek, Kecamatan Ketol, Aceh Tengah. (Source: Kompas.com/ANTARA FOTO)
0 0
Read Time:1 Minute, 28 Second

Beberapa waktu belakangan ini, terdapat sebuah fenomena lubang besar yang lokasinya terjadi di Desa Pondok Balek, Kecamatan Ketol, Aceh Tengah.

Fenomena lubang besar itu dikabarkan telah berlangsung sejak beberapa tahun terakhir dan sampai saat ini terus meluas hingga mengakibatkan munculnya kekhawatiran dari masyarakat setempat.

Fenomena lubang besar ini telah berlangsung sejak beberapa tahun terakhir dan terus meluas. (Source: REUTERS via CNBCIndonesia.com)

Dilansir dari Tempo.co, Adrin Tohari, selaku Kepala Pusat Riset Kebencanaan Geologi Badan Riset dan Inovasi Nasional atau BRIN, mengungkapkan bahwa fenomena lubang besar yang terjadi di wilayah tersebut dikategorikan sebagai bencana longsor karena lapisan tuff-nya tidak padat hingga dapat dengan mudah tergerus serta roboh.

“Yang terjadi di Aceh Tengah itu sebenarnya fenomena longsoran, bukan sinkhole,” kata Adrin dalam keterangan tertulisnya, hari Jumat, 20 Februari 2026, dikutip dari Tempo.co.

Adrian menyampaikan bahwa berdasarkan hasil citra satelit yang tergambarkan melalui platform Google Earth sejak tahun 2010 silam, wilayah itu telah memperlihatkan adanya bentuk lembah atau ngarai kecil.

Fenomena tanah longsor yang telah terjadi sejak lama ini mengakibatkan proses erosi serta longsor susulan yang berlangsung secara terus-menerus hingga membuat lembah itu menjadi semakin meluas.

Adrin menjelaskan bahwa pemicu utama yang menyebabkan meluasnya peristiwa tanah longsor ini akibat faktor geologi beserta guyuran hujan lebat.

Menurut Adrin, percepatan proses longsor ini juga disebabkan karena saluran irigasi yang ada di sekitar kawasan perkebunan.

“Jika saluran irigasi terbuka dan air terus masuk ke dalam tanah, maka lapisan yang sudah rapuh itu menjadi semakin tidak stabil,” ujarnya, dalam laman Tempo.co.

Mengutip Tempo.co, dalam kasus longsor ini, Adrin menegaskan pentingnya melakukan mitigasi, khususnya pengendalian air permukaan agar tidak meresap masuk ke dalam tanah.

Adrin telah memberikan imbauan kepada masyarakat setempat untuk selalu waspada akan adanya sejumlah tanda awal, seperti retakan tanah maupun lubang kecil baru.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Visited 1 times, 1 visit(s) today