Pesawat Pengisian Bahan Bakar Angkatan Udara AS Jatuh di Irak, Empat Awak Dilaporkan Tewas

Telah terjadi sebuah insiden jatuhnya pesawat pengisian bahan bakar milik AS di Irak hingga mengakibatkan tewasnya empat awak. (Source: Ilustrasi/Dok. Departemen Perang AS)
0 0
Read Time:1 Minute, 27 Second

Dikabarkan hari Jumat, 13 Maret 2026, Komando Pusat Amerika Serikat (AS) mengungkapkan bahwa telah terjadi sebuah insiden jatuhnya pesawat pengisian bahan bakar Angkatan Udara AS di Irak hingga mengakibatkan tewasnya empat awak pesawat pada hari Kamis, 12 Maret 2026.

Pesawat pengisian bahan bakar yang memiliki jenis KC-135 Stratotanker milik AS itu dilaporkan tengah mengangkut enam awak.

Pesawat pengisian bahan bakar yang jatuh di Irak ini memiliki jenis KC-135 Stratotanker. (Source: Ilustrasi/REUTERS via Detik.com)

Dilansir dari Tempo.co, insiden ini diawali pada saat pesawat pengisian bahan bakar tersebut menghilang di wilayah udara sekutu ketika tengah melaksanakan Operasi Epic Fury.

“Keadaan insiden tersebut sedang diselidiki. Namun, hilangnya pesawat tersebut bukan karena tembakan musuh atau tembakan dari pihak sendiri,” klaim pejabat USCC, dalam laman The New York Post, dikutip dari Tempo.co.

Dilaporkan bahwa terdapat dua unit pesawat yang diklaim terlibat dalam insiden itu, yang mana pesawat kedua berhasil mendarat dengan kondisi selamat.

Sebuah kelompok jaringan faksi bersenjata yang didukung oleh Iran, yakni Perlawanan Islam di Irak, mengklaim bahwa mereka bertanggung jawab atas insiden penembakan pesawat hingga jatuh yang berlangsung pada hari Kamis malam tersebut.

Melalui sebuah pernyataan, kelompok itu menyampaikan bahwa mereka menembak jatuh pesawat tanker milik AS tersebut “untuk membela kedaulatan dan wilayah udara negara kami.”

Mengutip Tempo.co, kematian dari empat awak pesawat itu telah menambah daftar jumlah korban jiwa militer AS sejak dilaksanakannya Operasi Epic Fury pada tanggal 28 Februari 2026 lalu.

Diketahui bahwa sebelumnya, terdapat enam anggota cadangan Angkatan Darat AS yang tewas usai terjadinya serangan drone Iran ke pangkalan AS yang berada di Kuwait pada tanggal 28 Februari.

Sementara itu, satu orang lainnya dilaporkan tewas pada saat setelah mendapati sejumlah luka akibat serangan yang melanda wilayah Arab Saudi awal bulan Maret 2026.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Visited 1 times, 1 visit(s) today