Dalam operasi tangkap tangan (OTT) yang berkaitan dengan Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo, KPK menangkap 16 orang.
“Tim mengamankan sejumlah 16 orang, salah satunya adalah Bupati Tulungagung,” ujar Juru Bicara KPK Budi Prasetyo, dikutip antaranews, Jumat (10/4/2026).
Namun, Budi belum dapat memberikan penjelasan lebih lanjut tentang identitas lima belas orang lainnya.

“Kami akan update terus perkembangannya,” katanya.
Sesuai dengan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP), KPK memiliki waktu satu kali dua puluh empat jam untuk menentukan status pihak yang ditangkap dalam OTT tersebut.
Profil Gatut Sunu Wibowo
Gatut Sunu Wibowo adalah bupati Tulungagung dari tahun 2025 hingga 2030, setelah sebelumnya menjabat sebagai wakil bupati dari tahun 2021 hingga 1924.
Ia lahir di Tulungagung pada 17 Desember 1967, menurut TribunJatim, Jumat (10/4/2026). Pada tahun 1992, ia mendapatkan gelar Sarjana Ekonomi dari Universitas Merdeka Malang.
Pada tahun 2023, dia juga menerima gelar Magister Ekonomi dari UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung.
Sebelum menjadi politisi, Gatut adalah pengusaha toko bangunan dengan jaringan bisnis di Tulungagung dan Trenggalek.
Karier politiknya dimulai pada 2 November 2021, saat bergabung dengan PDI Perjuangan.
Dia kemudian menjabat sebagai Wakil Bupati Tulungagung sebelum bersaing dengan Ahmad Baharudin dalam Pilkada 2024.
Pasangan tersebut menang sebagai bupati Tulungagung dengan 297.882 suara, atau sekitar 50,72 persen.
Gatut tidak hanya aktif dalam politik, dia juga aktif dalam organisasi, termasuk sebagai anggota GP Ansor Tulungagung sejak 2004.
Sebelum beralih ke Partai Gerindra, ia sempat bergabung dengan PDI Perjuangan.






