Akibat Terlilit Benang Layangan Ketika Berkendara, Seorang Buruh di Ciampel Dilaporkan Tewas

Akibat terlilit benang layangan ketika melewati wilayah Desa Kutapohaci, Ciampel, Karawang, seorang buruh dilaporkan tewas. (Source: Ilustrasi/Shutterstock via Kompas.com)
0 0
Read Time:1 Minute, 26 Second

Akibat terlilit benang layangan ketika tengah melewati wilayah Dusun Kedung Waringin, Desa Kutapohaci, Kecamatan Ciampel, Kabupaten Karawang, seorang buruh yang memiliki inisial C (32) dilaporkan tewas.

Dalam insiden ini, korban dikabarkan meninggal dunia akibat telah mengalami pendarahan hebat pada bagian lehernya.

korban dinyatakan meninggal dunia akibat mengalami pendarahan hebat pada bagian lehernya. (Source: Ilustrasi/Antaranews.com)

Mengutip Tempo.co, Inspektur Dua Cep Wildan, selaku Kepala Seksi Hubungan Masyarakat Polres Karawang, mengungkapkan bahwa tubuh pria tersebut ditemukan pada hari Kamis, 30 April 2026 lalu oleh warga setempat.

“Berdasarkan laporan yang diterima, korban ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri di atas sepeda motornya dengan luka serius pada bagian leher,” kata Wildan dalam keterangan pers, hari Sabtu, 2 Mei 2025, dilansir dari Tempo.co.

Menurut keterangan yang diberikan oleh saksi di lokasi kejadian, Wildan menyampaikan bahwa korban sempat berteriak minta tolong sebelum pada akhirnya tidak sadarkan diri.

Melihat kondisi korban yang sudah tak sadarkan diri, masyarakat setempat pun kemudian mencoba untuk membawa C menuju ke Rumah Sakit Umum Daerah Karawang agar mendapatkan pertolongan medis. Tetapi, korban dinyatakan tewas pada saat sesampainya di rumah sakit.

Wildan menjelaskan bahwa saat ini pihaknya tengah melakukan proses investigasi terhadap kasus ini untuk mengetahui apa yang menjadi penyebab pasti dari kematian korban.

“Langkah-langkah yang telah dilakukan meliputi datang ke tempat kejadian perkara, koordinasi dengan Tim Inafis, pemeriksaan saksi-saksi, serta pembuatan laporan resmi kejadian,” ucap Wildan, dalam laman Tempo.co.

Dinukil dari Tempo.co, Wildan diketahui juga telah memberikan imbauan kepada masyarakat untuk selalu waspada dalam berkendara, khususnya ketika melintasi wilayah terbuka yang sering kali dijadikan sebagai tempat untuk bermain layangan.

“Masyarakat juga harus tahu kondisi, jangan pernah bermain layangan di tempat terbuka yang ramai lalu lintas,” ujar Wildan, dikutip dari Tempo.co.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Visited 1 times, 1 visit(s) today