Hendak Tarik Motor yang Menunggak Pembayaran, Tiga Matel di Depok Hampir Dikeroyok Warga

Hendak menarik motor salah seorang pengendara di Jalan Sentosa, Sukmajaya, Depok, tiga orang matel hampir dikeroyok warga. (Source: Ilustrasi/Indomaritim.com)
0 0
Read Time:1 Minute, 30 Second

Ketika hendak menarik motor salah seorang pengendara yang posisinya tengah berada di depan Sekolah Tugu Ibu, Jalan Sentosa, Mekarjaya, Sukmajaya, Depok, terdapat tiga orang mata elang atau matel yang hampir dikeroyok oleh massa.

Dalam insiden yang berlangsung pada hari Selasa, 5 Mei 2026 itu, seorang saksi bernama Rizki Ferdiansyah (38), menjelaskan bahwa awalnya terdapat gerombolan matel yang tengah menghentikan seorang pengendara motor di lokasi kejadian.

Gerombolan debt collector ini hendak menarik motor yang telah menunggak pembayaran selama tiga bulan. (Source: Ilustrasi/Detik.com/AI)

“Ibu-ibu itu dibentak-bentak sama mata elang, terus ada ojol (ojek online) yang mencoba membantu, sampai akhirnya ribut,” ucap Rizki, dilansir dari Tempo.co.

Mengutip Tempo.co, Rizki mengungkapkan bahwa peristiwa tersebut kemudian memancing perhatian sejumlah warga serta para pengendara yang tengah melintas untuk membantu korban.

Insiden keributan yang terjadi di wilayah tersebut dibenarkan oleh Ajun Komisaris Polisi Made Budi, selaku Kepala Seksi Humas Kepolisian Resor atau Polres Metro Depok.

“Anggota SPKT menerima laporan pengaduan melalui 110 Polres Metro Depok terkait adanya keributan di depan Sekolah Yaspen Tugu Ibu,” ungkap Made, dalam laman Tempo.co.

Menindaklanjuti laporan tersebut, pihak kepolisian pun kemudian menuju ke lokasi kejadian dan mendapati adanya dua belah pihak yang tengah berselisih.

Made menyebut, penyebab konflik ini dimulai pada saat gerombolan debt collector itu hendak menarik motor yang telah mengalami tunggakan pembayaran selama tiga bulan.

Namun, konsumen dikabarkan telah menolak kendaraannya ditarik sampai memicu terjadinya perseteruan antara kedua belah pihak.

Made menyampaikan bawa kedua belah pihak, baik debt collector maupun konsumen, telah di bawa menuju ke Polsek Sumajaya untuk melakukan penyelesaian terhadap konflik yang tengah berlangsung.

Dinukil dari Tempo.co, pihak kepolisian diketahui menjadi mediator dalam proses penyelesaian konflik antara kedua belah pihak.

“Terkait dengan tunggakan selama tiga bulan disepakati diselesaikan di kantor leasing,” kata Made, dikutip dari Tempo.co.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Visited 1 times, 1 visit(s) today