Bobby Rasyidin, selaku Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia atau PT KAI Persero, mengumumkan bahwa pihaknya memiliki rencana mendirikan sebuah tugu yang bakal dijadikan sebagai monumen untuk mengenang 16 korban meninggal dunia dalam insiden kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL pada hari Senin, 27 April 2026 lalu.
Tugu tersebut juga bakal dijadikan sebagai bentuk belasungkawa kepada seluruh keluarga korban jiwa dalam insiden kecelakaan ini.

“Kami mau bikin tugu di sini. Tolong didukung ya,” ucap Bobby di Stasiun Bekasi Timur, hari Selasa, 5 Mei 2026, dikutip dari Tempo.co.
Dilansir dari Tempo.co, Bobby juga memastikan bahwa seluruh karangan bunga yang saat ini berada di area Stasiun Bekasi Timur bakal terus dirawat oleh pihaknya.
Pihak PT KAI menyampaikan bahwa perawatan sejumlah bunga yang berada di area Stasiun Bekasi Timur itu dilakukan agar para korban yang telah meninggal dunia tidak hilang dari ingatan masyarakat dan selalu terkenang.
“Kalau bisa tahan selama mungkin. Tadi minta disiram, ya kami siram,” ungkap Bobby, dalam laman Tempo.co.
Bobby juga menyatakan bahwa pihaknya telah mendampingi seluruh keluarga korban jiwa ataupun yang masih menjalani perawatan.
“Kami menghantarkan sampai ke liang kubur dan tentunya kami mengurusi semua hak-hak dari korban. Untuk korban yang luka-luka, kami juga melakukan pendampingan full,” ujar Bobby, dinukil dari Tempo.co.





