BGN Menegaskan Pendirian SPPG Tidak Akan Membutuhkan Biaya

(BGN), menyatakan pihaknya tidak pernah memberikan uang kepada Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). (Sumber Foto : Dok.BGN)
0 0
Read Time:1 Minute, 30 Second

Sony Sonjaya, Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), menyatakan bahwa pihaknya tidak pernah memberikan uang kepada Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) secara finansial.

“Seluruh proses pengajuan dan verifikasi SPPG yang sah tidak pernah dipungut biaya oleh Badan Gizi Nasional,” ujar Sony dalam keterangan pers, Sabtu (30/5/2026).

Sony menyatakan bahwa sejak program MBG dimulai, masyarakat juga telah dinasihati untuk tidak mempercayai beberapa pihak.

Kasus penipuan dan penggelapan atas nama pembangunan SPPG di Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat. (Sumber Foto : Antara)

Selain itu, dalam kasus di mana ada pihak atau individu yang mengaku dapat mempercepat proses persetujuan atau menjamin operasional SPPG dengan imbalan uang.

Sebaliknya, Sony menyatakan bahwa seluruh proses pembangunan SPPG dilakukan secara transparan dan sesuai dengan peraturan.

“BGN tidak pernah menunjuk perantara, calo, ataupun pihak mana pun yang dapat menjamin seseorang memperoleh titik lokasi SPPG dengan cara membayar sejumlah uang,” ujar dia.

Sony mengatakan bahwa banyak korban penipuan pendirian SPPG mulai mendatangi BGN setelah proyek yang dijanjikan gagal dan dana yang diberikan tidak kembali.

Setelah klarifikasi, BGN menyarankan para korban untuk menggunakan aparat penegak hukum.

“Kami mengimbau masyarakat untuk selalu memverifikasi informasi melalui sumber resmi BGN dan tidak mudah percaya terhadap pihak-pihak yang menawarkan jasa pengurusan ataupun menjanjikan persetujuan pembangunan SPPG dengan imbalan tertentu,” ujar Sony.

Kasus penipuan tentang pembentukan SPPG

Sebelum ini, ada kasus penipuan dan penggelapan atas nama pembangunan SPPG di Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat.

Kasus tersebut bermula dari laporan masyarakat tentang dugaan penipuan tentang pembangunan dan pengoperasian dapur SPPG.

Dalam praktiknya, pelaku diduga menawarkan titik lokasi SPPG, pembangunan fasilitas dapur, dan janji siap operasional dengan meminta sejumlah uang dari korban.

Setelah korban memberikan uang, pelaku berjanji akan menginformasikan lokasi pembangunan SPPG sampai dapur tersedia untuk digunakan.

Meskipun demikian, janji pembangunan tidak dipenuhi, dan dana yang telah diberikan kepada korban tidak kembali.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Visited 1 times, 1 visit(s) today