Setelah Memutuskan Hubungannya Dengan Taiwan, Honduras Jalin Hubungan Diplomatik Dengan China

Honduras telah menjalin hubungan diplomatik dengan China setelah memberhentikan hubungannya dengan Taiwan. (Photo: Getty Images via NBC News)
0 0
Read Time:1 Minute, 50 Second

Pada hari Minggu, Honduras dikabarkan telah menjalin hubungan diplomatik dengan China setelah memberhentikan hubungannya dengan Taiwan, yang dimana saat ini Taiwan semakin terisolasikan dan hanya menyisakan 13 negara berdaulat yang mengakuinya, termasuk Vatikan.

Dilansir dari NBCNews.com, para menteri luar negeri baik dari pihak China maupun Honduras telah menandatangani sebuah komunike bersama di Beijing, sebuah keputusan yang dipuji sebagai “pilihan yang tepat” oleh Kementerian Luar Negeri China.

Hubungan diplomatik dari Honduras dan China ini terjadi pada saat ketegangan antara Beijing dan Amerika Serikat tengah meningkat, termasuk meningkatnya ketegasan yang dilakukan China terhadap Taiwan, dan hubungan ini menjadi pertanda bahwa pengaruh China di Amerika Latin telah meningkat.

Diketahui hubungan China-Honduras diumumkan setelah pemerintah Honduras membuat pengumuman terpisah dengan Taiwan, yang menyatakan bahwa kedua negara tersebut telah memutuskan hubungannya.

Dalam sebuah pernyataan yang dipublikasikan melalui Twitter, Kementerian Luar Negeri Honduras mengungkapkan bahwa pemerintahnya mengakui “hanya ada satu China di dunia” dan menyampaikan bahwa Beijing “adalah satu-satunya pemerintah yang sah yang mewakili seluruh China.”

Menteri luar negeri baik dari pihak China maupun Honduras telah menandatangani sebuah komunike bersama di Beijing. (Photo: BelfastTelegraph.co.uk)

Pernyataan tersebut juga mengatakan bahwa, “Taiwan adalah bagian yang tidak dapat dicabut dari wilayah China, dan mulai hari ini, pemerintah Honduras telah memberi tahu Taiwan tentang pemutusan hubungan diplomatik, dan berjanji untuk tidak melakukan hubungan atau kontak resmi dengan Taiwan.”

Di dalam konferensi pers yang digelar pada hari Minggu, Joseph Wu, selaku Menteri Luar Negeri Taiwan, menyampaikan bahwa Taiwan sudah mengakhiri hubungannya dengan Honduras untuk “menjaga kedaulatan dan martabatnya.”

Wu juga menambahkan bahwa Xiomara Castro, yang merupakan Presiden Honduras, bersama dengan timnya selalu memiliki “fantasi” terkait China dan telah mengangkat isu untuk memalingkan hubungannya sebelum pemilihan presiden Honduras di tahun 2021.

Menurut Wu, Honduras diketahui telah meminta bantuan yang berupa dana sekitar miliaran dolar kepada Taiwan serta membandingkan proposalnya dengan proposal China.

Wu menyatakan bahwa sekitar dua minggu yang lalu, pemerintah Honduras mengajukan permohonan bantuan dana sebesar Rp 37,1 triliun kepada Taiwan untuk keperluan pembangunan rumah sakit serta bendungan, dan untuk menghapus utang.

Wu mengungkapkan, “pemerintah Castro mengabaikan bantuan dan hubungan yang telah lama terjalin dengan negara kami dan melakukan pembicaraan untuk menjalin hubungan diplomatik dengan China. Pemerintah kami merasa sedih dan menyesal.”

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Visited 1 times, 1 visit(s) today