Diduga Rem Blong, Sebuah Truk Hantam 4 Toko di Ngaliyan Semarang

Pada hari Kamis sebuah truk diduga mengalami rem blong setelah menuruni tanjakan Silayur di Jalan Prof Hamka, Ngaliyan, Kota Semarang. (Source: bahterajateng.com)
0 0
Read Time:1 Minute, 27 Second

Pada hari Kamis, 21 November 2024, sekitar pukul 17.00 WIB, sebuah truk diduga mengalami rem blong setelah menuruni tanjakan Silayur di Jalan Prof Hamka, Ngaliyan, Kota Semarang.

Dilansir dari regional.kompas.com, berdasarkan pantauan di lokasi kejadian memperlihatkan bahwa lebih dari satu ambulans telah datang untuk menangani para korban.

Pihak kepolisian serta relawan juga nampak tengah sibuk dalam upaya melakukan penanganan situasi darurat.

Pihak kepolisian serta relawan nampak tengah sibuk dalam upaya melakukan penanganan situasi darurat. (Source: Tribun Jateng/Iwan Arifianto)

Dikabarkan bahwa truk tersebut menghantam sedikitnya empat toko sebelum pada akhirnya berhenti di sebuah warung juz buah.

Diketahui bahwa peristiwa ini menyebabkan kerusakan parah terhadap lebih dari lima kendaraan serta menabrak beberapa warung di sepanjang jalur tersebut.

Salah seorang saksi mata sekaligus pemilik warung martabak yang terdampak, Rendi Dimas Maulana, mengatakan bahwa truk melaju dengan kecepatan tinggi dari arah atas tanjakan, dan disertai suara klakson yang dibunyikan terus menerus.

“Kayaknya dari atas sudah oleng, soalnya tadi terdengar banyak klakson. Truk melaju kencang, lalu menabrak motor, mobil, dan warung di kiri jalan,” ungkap Rendi, saat ditemui di lokasi, dikutip dari regional.kompas.com.

Truk tersebut menabrak warung laundry, warung es teh, hingga warung martabak dan juz milik Rendi. “Warung saya ketabrak, termasuk lima motor di depan warung juga ikut tertabrak. Beruntung kendaraan saya aman, dan teman-teman saya selamat semua,” tambahnya dilansir dari regional.kompas.com.

Rendi mengungkapkan bahwa truk terlihat sengaja diarahkan ke kiri agar dapat menghindari kendaraan lain yang melaju dari arah berlawanan. Tetapi, dampaknya tetap signifikan dikarenakan banyaknya kendaraan serta properti yang mengalami kerusakan parah.

“Suaranya keras banget, truk itu kayaknya sengaja ke kiri biar enggak lebih banyak korban. Tapi tetap saja, ada lebih dari lima kendaraan yang ketabrak,” ujar Rendi dalam laman regional.kompas.com.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Visited 1 times, 1 visit(s) today