Prabowo Ingin Menambah Luas Lahan Kelapa Sawit, Tuai Kritik ‘Hutan Akan Terancam’ Dan ‘Ruang Hidup Masyarakat Menyempit’

ejumlah penelitian telah menyimpulkan bahwa “ada hubungan langsung antara perluasan budidaya kelapa sawit dan deforestasi.” (Sumber Foto : bbc.com)
0 0
Read Time:1 Minute, 46 Second

Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) menduga komentar Prabowo ada kaitannya dengan ambisi pemerintah meningkatkan produksi biodiesel yang di gembor-gemborkan sejak kampanye presiden 2024.

“Tetapi pernyataan bahwa sawit tidak terhubung langsung dengan deforestasi itu keluar dari mulut seorang presiden, itu mengejutkan,” kata pengkampanye hutan dan kebun Walhi, Uli Arta Siagian.

Uli mengatakan sejumlah penelitian telah menyimpulkan bahwa “ada hubungan langsung antara perluasan budidaya kelapa sawit dan deforestasi.”

Sementara itu, Konsorsium Reforma Agraria berpendapat “ekspansi dan perluasan perkebunan kelapa sawit selalu berujung pada konflik.”

Kelapa sawit jadi bahan strategis” dan “banyak negara takut tidak dapat kelapa sawit”. (Sumber Foto : ANTARA FOTO)

Di sisi lain, dari sudut pandang bisnis, Asosiasi Produsen Kelapa Sawit berpendapat bahwa arah kebijakan tersebut akan mengakibatkan produk kelapa sawit Indonesia dianggap “tidak berkelanjutan” dan tidak mampu bersaing di pasar dunia, khususnya di Eropa.

Dalam pidatonya pada Senin (30/12/2024), Prabowo mengatakan “tidak ada alasan untuk khawatir” bahwa budidaya kelapa sawit akan dianggap sebagai penyebab deforestasi. Ia kemudian meminta aparat pemerintah daerah dan TNIpoli menjaga perkebunan kelapa sawit.

Tidak Usah Takut Deforestasi

Dalam konferensi pers di Dewan Perencanaan Pembangunan Nasional (Musrenbangnas) yang digelar di Jakarta, Senin (30/12/2024) Prabowo mengatakan bahwa kelapa sawit jadi bahan strategis” dan “banyak negara takut tidak dapat kelapa sawit”.

Kemudian beliau menyampaikan bahwa Indonesia perlu meningkatkan budidaya kelapa sawit.

Menurutnya, tuduhan yang salah bahwa area perkebunan kelapa sawit menyebabkan deforestasi.

“Enggak usah takut apa itu katanya membahayakan, deforestation, namanya kelapa sawit ya pohon, ya kan?” ujar Prabowo.

“Benar enggak, kelapa sawit itu pohon, ada daunnya kan? Dia menyerap karbondioksida. Dari mana kok kita dituduh yang boten-boten saja itu orang-orang itu,” sambungnya.

Prabowo juga mengatakan kepada para kepala daerah serta aparat TNI-Polri untuk selalu menjaga kebun-kebun kelapa sawit di Indonesia.

“Jadi jagalah para bupati, gubernur, tentara, polisi, jagalah kebun kelapa sawit kita. Itu aset negara,” kata Prabowo.

Selain itu, Prabowo mengaku tidak khawatir kalau Eropa membatasi impor produk terkait kelapa sawit Indonesia.

“Saya bilang, terima kasih karena kita tidak jual ke Anda, mereka panik sendiri,” ujar Prabowo.

Sejauh ini penjelasan Prabowo disambut baik oleh TNI yang menyatakan siap melindungi perkebunan sawit.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Visited 1 times, 1 visit(s) today