Latihan Bersama Pasukan Laut MNEK ke-5 di Bali Akan Digelar TNI AL Februari Mendatang

Februari mendatang, TNI AL bakal menyelenggarakan latihan bersama MNEK ke-5 di Bali. (Source: Kompas/Nicholas Ryan Aditya)
0 0
Read Time:2 Minute, 0 Second

Dilaporkan bahwa pada bulan Februari mendatang, Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) bakal menyelenggarakan latihan bersama Mulitlatelar Naval Exercise Komodo atau MNEK ke-5 di Bali. Total ada 58 negara yang bakal ikut dalam latihan bersama ini.

Laksamana Muhammad Ali, selaku Kepala Staf TNI Angkatan Laut atau KSAL, mengungkapkan bahwa pada saat latihan bersama ini berlangsung, akan ada alat utama sistem persenjataan atau alutsista yang dihadirkan oleh negara peserta.

Ali menjelaskan bahwa diestimasikan bakal ada total 21 kapal perang asing, lima helikopter, tiga pesawat maritim, sampai 17 kapal perang Republik Indonesia atau KRI TNI AL.

Hingga saat ini sudah ada 37 negara yang telah memberikan konfirmasi terkait kehadirannya. (Source: Peloporwiratama.co.id)

Dilansir dari tempo.co, Ali menyatakan bahwa hingga saat ini sudah ada 37 negara yang telah memberikan konfirmasi terkait kehadirannya di latihan bersama para pasukan angkatan laut tersebut.

Dikabarkan bahwa beberapa negara yang telah mengkonfirmasi bakal hadir di antaranya adalah Rusia, Cina, Amerika, Iran, Pakistan, Prancis, India, Malaysia, Turki, Qatar, sampai Chile.

Ali mengatakan, pelaksanaan MNEK ini bertujuan agar dapat melatih pasukan angkatan laut dalam memitigasi bencana alam dan sebagai operasi kemanusiaan.

Ali juga mengungkapkan bahwa latihan bersama ini mengangkat tema “Maritime Partnership for Peace and Stability”.

Ali menyebut, tema tersebut dipilih karena TNI AL ingin membawa situasi damai di wilayah sekaligus menjaga stabilitas kondisi maritim.

“Karena situasi yang tegang saat ini, di Laut Cina Selatan, harapannya bisa mereda kalau kami kumpulkan angkatan laut di seluruh dunia,” ujarnya di Wisma Elang Laut, Jakarta pada Jumat, 3 Januari 2025, dikutip dari tempo.co.

Dikabarkan bahwa Ali telah memastikan jika pelaksanaan latihan bersama MNEK di Bali nanti tidak akan mengandung unsur politis.

Oleh sebab itu, Ali tidak tebang pilih dalam memberikan undangan kepada negara-negara untuk hadir, baik yang tengah berada dalam konflik maupun tidak.

“Dan mereka duduk satu meja, membicarakan bagaimana membantu negara yang sedang terkena bencana alam,” katanya, dalam laman tempo.co.

Ali beranggapan bahwa pasukan angkatan laut seharusnya dipersatukan oleh laut, bukannya malah dipecah belah oleh laut.

Dia juga meminta agar pelaksanaan latihan bersama yang dilakukan setiap dua tahun ini dapat membuat kekuatan angkatan laut menjadi lebih humanis.

Latihan bersama MNEK ke-5 ini dilaporkan juga bakal mengadakan dua kegiatan yaitu Engineering Civic Action Program serta Medical Civic Program.

Dikabarkan bahwa kedua program tersebut bertujuan untuk misi kemanusiaan, seperti di antaranya adalah membangun fasilitas umum, sekolah, perbaikan sarana prasarana, membantu pengobatan massal, serta bantuan sembako.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Visited 1 times, 1 visit(s) today