Jenderal, Kami Kembali Mengadu! Bertindaklah Jenderal!

Jenderal, kami kembali mengadu! Bertindaklah Jenderal! (Source: Tribunnews.com)
0 0
Read Time:1 Minute, 25 Second

Jenderal!

Kami ingin putus asa, tapi dalam hidup, agama kami mengharamkannya. Kami ingin mengadu kepada yang lain, karena kami mulai bosan dengan sikap bungkam Anda. Tapi kenyataannya, Anda adalah Presiden Republik ini.

Jenderal!

Sampai kapan Anda akan bungkam? Sampai seluruh wilayah laut Dipagari? Sampai seluruh sungai ditimbun? Sampai seluruh akses jalan ditutup? Sampai terjadi banyak lagi kecelakaan yang menyebabkan cacat dan kematian? Sampai banyak lagi, tangis dan jeritan rakyat Anda, karena tanahnya dirampas proyek PIK-2?

Jenderal!

Ketahuilah Jenderal!
Hingga saat ini, semua itu terus terjadi. Hingga saat Anda, menambah waktu untuk diam, sepanjang waktu diam Anda itulah kezaliman makin merajalela.

Jenderal!

Wewenang diberikan, itu melekat dengan tanggung jawab. Wewenang untuk memimpin, melekat tanggung jawab untuk melayani dan melindungi rakyat. Anda diberi wewenang, untuk memerintah dan melarang rakyat di negeri ini. Namun, wewenang itu bukan hanya untuk gagah-gagahan, melainkan untuk menunaikan tanggung jawab melayani dan melindungi rakyat.

Jenderal!

Jika Anda sudah menunggu 3 periode Pilpres untuk berkuasa. Rakyat mu, sudah berkali-kali melewati Pemilu dan Pilpres, tetapi tidak dilayani dan dilindungi secara baik oleh kekuasaan. Suara mereka, hanya di eksploitasi para politisi untuk sampai ke tampuk kekuasaan.

Jenderal!

Jika benar hidupmu telah Kau waqafkan untuk rakyat. Jika benar, Kau siap timbul dan tenggelam, bahkan mati demi rakyat. Maka bersuara-lah!

Jenderal!

Hanya dibutuhkan satu instruksi, untuk mengakhiri kezaliman proyek PIK-2 milik Aguan dan Anthony Salim. Kami, telah ribuan kali bersuara. Maka, jangan biarkan rakyat mu berputus asa, karena merasa tak punya pemimpin.

Jenderal!

Dalam agama, pemimpin laksana perisai. Dia maju berperang, mengiringi rakyatnya yang ada di belakangnya.

Karena itu Jenderal!

Pimpinlah kami, untuk melawan Oligarki jahat Perampas Tanah Rakyat. Segera hentikan, proyek PIK-2 milik Aguan dan Anthony Salim. (Ahmad Khozinudin)

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Visited 1 times, 1 visit(s) today