Dalam Kasus Korupsi Pertamina, Kejagung bakal Periksa Ahok Sebagai Saksi

Ahok bakal diperiksa oleh kejagung terkait kasus dugaan korupsi tata kelola minyak mentah Pertamina periode 2018-2023. (Source: Kompas.com/Shela Octavia)
0 0
Read Time:1 Minute, 42 Second

Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, yang merupakan mantan Komisaris Utama PT Pertamina, bakal diperiksa oleh Kejaksaan Agung terkait kasus dugaan korupsi tata kelola minyak mentah Pertamina periode 2018-2023.

“Besok akan diperiksa,” ujar Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung Harli Siregar, Rabu, 12 Maret 2025. Pemeriksaan akan dilakukan pada Kamis, 13 Maret 2025, pukul 10.00 WIB, dikutip dari tempo.co.

Ahok akan diperiksa sebagai saksi serta dimintai keterangan mengenai dugaan korupsi yang terjadi di Sub Holding Pertamina. (Source: Ist via Tangselpos.id)

Dilaporkan bahwa Ahok akan diperiksa sebagai saksi serta dimintai keterangan mengenai dugaan korupsi yang terjadi di Sub Holding Pertamina yang saat ini sedang diselidiki oleh kejaksaan.

Dilansir dari tempo.co, awalnya, telah muncul sebuah video di media sosial yang memperlihatkan Ahok tengah memberikan kritikan mengenai rusaknya tata kelola yang terdapat pada internal Pertamina dan Sub Holding mereka.

Diketahui bahwa kasus yang saat ini tengah diselidiki oleh jaksa yakni adanya kongkalikong yang dilakukan antara Sub Holding Pertamina dengan pihak swasta terkait kesengajaan untuk menghindari penawaran pemenuhan minyak mentah serta BBM di dalam negeri.

Dalam kasus tersebut, ditemukan juga modus markup kontrak shipping yang mencapai hingga 13-15 persen, serta adanya pembelian BBM Ron 92, tetapi yang tiba adalah Ron 90, dengan spesifikasi yang lebih rendah.

Dikabarkan bahwa kejaksaan telah berhasil melakukan penetapan terhadap 9 tersangka, yang di mana enam orang di antaranya merupakan pejabat Sub Holding Pertamina serta tiga orang lainnya adalah pihak swasta.

9 orang tersangka itu yakni Riva Siahaan, selaku Direktur Utama Pertamina Patra Niaga (PPN); Sani Dinar Saifuddin, selaku Direktur Optimasi Feedstock & Produk PT Kilang Pertamina Internasional (KPI); serta Yoki Firnandi, selaku Direktur PT Pertamina Internasional Shipping.

Selanjutnya, Maya Kusmaya, selaku Direktur Pemasaran Pusat dan Niaga PT Pertamina Patra Niaga; Edward Corne, selaku VP trading operation PT Pertamina Patra Niaga; serta Agus Purwono, selaku VP Feedstock Management PT KPI.

Lalu, Muhammad Keery Andrianto Riza, selaku Beneficial Owner PT Navigator Khatulistiwa; Dimas Werhaspati, selaku Komisaris PT Navigator Khatulistiwa sekaligus Komisaris PT Jenggala Maritim; serta Gading Ramadan Joede, selaku Komisaris PT Jenggala Maritim sekaligus PT Orbit Terminal Merak.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Visited 1 times, 1 visit(s) today