Timnas Indonesia yang dilatih oleh Patrick Kluivert sekarang bersiap untuk pertandingan lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026 melawan Australia. Tujuan tim adalah untuk mencuri poin saat mereka bermain di rumah Australia.
Australia melawan Indonesia di Grup C Kualifikasi Piala Dunia zona Asia pada Kamis, 20 Maret 2025, di Sydney Football Stadium.
Pada Minggu malam, 16 Maret 2025, tim nasional Indonesia, dipimpin oleh Patrick Kluivert dan terdiri dari delapan pemain Liga 1, berangkat dari Bandara Soekarno-Hatta di Tangerang, Banten, menuju Australia.
Sementara itu, pemain penting dari tim nasional Indonesia yang bermain di klub asing akan tiba di Australia dari berbagai lokasi, sesuai dengan tempat tinggal mereka saat ini.
“Kalau melihat komposisi dan kualitas pemain saat sekarang ini harusnya kita semuanya dalam kondisi betul-betul percaya. Percaya untuk bisa mencuri poin di sana (Australia),” kata Manajer Timnas Indonesia, Sumardji, kala ditemui wartawan di Bandara Soekarno-Hatta, Minggu (16/3/2025).

Meskipun pergantian kepelatihan terjadi pada Januari 2025 silam, Sumardji tetap percaya pada kesolidan tim. Awal tahun ini, telah diketahui bahwa Shin Tae-yong telah resmi meninggalkan tim nasional Indonesia dan pelatih tim adalah Belanda Patrick Kluivert.
“Kalau berkaitan dengan chemistry yang harus diingat, para pemain ini kan sudah lama bergabung. Yang belum kan hanya beberapa pemain,” ujar Sumardji.
“Modal chemistry yang sudah lama ini khususnya di para pemain tentu tidak akan jadi persoalan untuk bisa menyatukan diri,” katanya menjelaskan.
Timnas Indonesia memiliki 29 pemain untuk melawan Australia. Tiga pemain, Emil Audero dari Palermo, Joey Pelupessy dari Lommel, dan Dean James dari Go Ahead Eagles, semuanya telah dipastikan dapat bergabung karena mereka telah bergabung dengan WNI dan beralih federasi ke PSSI.
Sumardji berpendapat bahwa Kluivert akan mudah beradaptasi dengan skuad yang terdiri dari banyak pemain dari diaspora Indonesia yang tinggal di Belanda.
“Ditambah coach Patrick dan para asisten ini kan boleh dikatakan sudah terbiasa dengan budaya-budaya yang para pemain itu jalankan,” tutur Sumardji dilansir dari laporan langsung KOMPAS TV pada Minggu (16/3/2025).
Selain itu, Sumardji menyatakan bahwa tujuan Indonesia adalah berpartisipasi langsung dalam Piala Dunia 2026. Karena itu, Indonesia berharap bisa berada di posisi dua teratas Grup C setelah putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026. Baca juga: Jadwal Timnas Indonesia dan Penilaian Soal Pemanggilan Septian Bagaskara
Dengan bekal enam poin, tim Garuda saat ini berada di posisi tiga Grup C. Timnas Indonesia berada di bawah pimpinan grup, Jepang (16 poin), dan Australia (7), yang berada di peringkat kedua.
Timnas Indonesia masih memiliki empat pertandingan sisa di Grup C. Mereka akan melawan Bahrain di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada Selasa (25/3/2025) sebelum melakukan perjalanan ke Australia bulan ini.
Selanjutnya, tim Garuda dijadwalkan melawan China pada 5 Juni 2025 dan Jepang pada 10 Juni 2025.
“Tentu yang harus kita percayakan adalah bagaimana kita bisa percaya penuh kepada Patrick dan asisten supaya pemain betul-betul bisa segera ada chemistry dan segera melaksanakan tugas negara dengan sebaik-baiknya.”
“Tentu tujuan utamanya kita bisa lolos ke Piala Dunia dengan tidak playoff, artinya bisa runner up. Itu harapan kita semua,” kata Sumardji.





