Sebuah acara syukuran yang diselenggarakan untuk menyambut Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, berakhir rusuh.
Pada hari Sabtu sore, 15 Maret 2025, massa yang saat itu tengah berkumpul di Lapangan Sepak Bola Kama, Wamena, dikabarkan terlibat saling berkelahi satu sama lain.

Dilansir dari tempo.co, seharusnya dalam acara tersebut, ribuan warga Wamena yang telah hadir bakal menyaksikan berbagai macam pertunjukan.
Atenius Murip, selaku Bupati Jayawijaya terpilih, juga dijadwalkan bakal menyampaikan pidato di hadapan para warganya.
Inspektur Dua Suryanto, selaku Kasi Humas Polres Jayawijaya, menjelaskan bahwa pada saat terjadinya bentrokan tersebut, para warga tengah antre dalam pembagian makanan.
Kemudian, muncullah beberapa orang yang tengah berada dalam kondisi mabuk berat. Lalu, mereka masuk ke dalam kerumunan dan mulai terlibat baku hantam dengan sejumlah warga.
“Ini memicu massa saling lempar batu dan kayu,” kata Suryanto melalui keterangan tertulis, Ahad, 15 April 2025, dikutip dari tempo.co.
Dikabarkan juga bahwa pihak kepolisian tidak mampu untuk menahan kerusuhan yang menyebar begitu cepat. Terlihat di dalam sebuah potongan video pendek, api tampak menyala di sejumlah titik lokasi kerusuhan.
Suryanto mengungkapkan bahwa pada saat kondisi sudah tidak terkendali, massa melakukan pembakaran terhadap sejumlah kendaraan milik kepolisian yang disiagakan di sekitar lokasi.
Menurut informasi, terdapat enam kendaraan dinas Polres Jayawijaya yang hangus dilahap oleh api. “Massa baru bubar setelah petugas menembakan gas air mata,” kata Suryanto, dilansir dari tempo.co.





