Akibat Diguyur Hujan Selama Dua Hari, Batam Kembali Dilanda Banjir Parah

Akibat diguyur hujan selama dua hari, Batam kembali digenangi oleh banjir parah. (Source: Istimewa via Detik.com)
0 0
Read Time:1 Minute, 24 Second

Akibat guyuran hujan yang turun sejak hari Rabu, 19 Maret hingga Kamis, 20 Maret 2025, banjir parah telah menggenangi kembali Kota Batam, Kepulauan Riau. Hujan diperkirakan masih akan terus berlanjut sampai dengan hari Jumat, 21 Maret 2025.

Dilaporkan bahwa banjir yang diakibatkan oleh hujan deras sejak Rabu pagi hingga Kamis siang telah melanda sejumlah wilayah, yakni di kawasan Batu Aji, Piayu, Sagulung, Nongsa, serta Bengkong.

Awalnya, BMKG Hang Nadim Batam telah memberikan imbauan kepada masyarakat agar tetap waspada serta siaga bencana. (Source: ANTARA)

“Disini biasanya tidak ada banjir, sekarang banjir,” kata Dita, salah seorang warga Batu Aji, sambil mengirimkan video banjir langsung dari rumahnya, dikutip dari tempo.co.

Dilansir dari tempo.co, awalnya, BMKG Hang Nadim Batam telah memberikan imbauan kepada masyarakat agar tetap waspada serta siaga bencana dikarenakan saat ini Batam tengah memasuki periode cuaca ekstrem.

“Curah hujan harian lebih dari 150 mm,” kata prakirawan di Stasiun Meteorologi Hang Nadim Batam, Anissa, Kamis, 20 Maret 2025, dalam laman tempo.co.

Hendrik Hermawan, selaku Pendiri NGO Lingkungan Akar Bhumi Indonesia (ABI) di Batam, menyampaikan keprihatinannya atas bencana banjir yang telah menggenangi Kota Batam.

“Bisa kita sampaikan Batam terancam tenggelam kalau melihat kondisi banjir ini,” kata dia, dilansir dari tempo.co.

Kemudian, Hendrik menjelaskan bahwa banjir adalah akumulasi dari kerusakan lingkungan yang telah terjadi di Kota Batam.

Hendrik mengatakan, di bagian utara Pulau Batam pun juga terancam akan tenggelam akibat terjadinya penurunan daratan.

“Regulasi cut and fill benar-benar harus diatur. Siapa yang mengeluarkan izin? Perlu kajian lingkungan jika itu menyangkut ekosistem yang luas,” katanya, dikutip dari tempo.co.

Hendrik menilai bahwa saat ini Batam tengah dalam keadaan darurat akibat banyaknya hutan yang dibabat, bukit dipapas, mangrove ditimbun, serta laut direklamasi.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Visited 1 times, 1 visit(s) today