Studi menunjukkan bahwa bedak bayi Johnson & Johnson mengandung zat berbahaya yang dapat menyebabkan kanker ovarium.
Menurut Ahli Onkologi Prof Zubairi Djoerban, asbes yang terkandung dalam bedak bayi Johnson & Johnson dapat menyebabkan kanker ovarium.
“Pemakaian talk (bedak tabur) di sekitar organ genital atau di sekitar Miss V bisa meningkatkan risiko kanker ovarium,” jelas Prof Zubairi Djoerban dalam keterangan resminya di Twitter, dikutip MNC Portal.
Menurut pakar kanker dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI), partikel bedak talk dapat menyebabkan kanker jika melewati Miss V, rahim, dan saluran tuba ke ovarium. American Cancer Society mengklaim ini.
Meski begitu, terdapat keberagaman temuan penelitian soal kemungkinan hubungan antara bedak dan kanker ovarium. Ya, beberapa penelitian melaporkan sedikit peningkatan risiko, bahkan beberapa penelitian pelaporan tidak ada peningkatan. “Banyak case-control studies yang menemukan sedikit peningkatan risiko,” katanya.

“Lalu, studi kohort prospektif umumnya tidak menemukan peningkatan yang signifikan dalam risiko kanker ovarium secara keseluruhan,” kata Prof Beri sapaan akrabnya”.
Meskipun demikian, beberapa penelitian juga “mengusulkan” peningkatan risiko kanker ovarium, tetapi hanya pada kelompok tertentu, seperti perempuan yang masih memiliki saluran reproduksi utuh atau jenis kanker ovarium yang berbeda.





