Pengamatan Amerika Serikat Terhadap Kemungkinan Persiapan Uji Coba Torpedo Bertenaga Nuklir Milik Rusia

Pengamatan Amerika Serikat terkait kemungkinan uji coba torpedo bertenaga nuklir milik angkatan laut Rusia. (Photo: edition.cnn.com)
0 0
Read Time:2 Minute, 6 Second

Dilansir dari edition.cnn.com, seorang pejabat senior Amerika Serikat mengatakan kepada CNN bahwa Amerika Serikat tengah mengamati kapal-kapal angkatan laut milik Rusia yang sedang mempersiapkan adanya kemungkinan untuk menguji coba torpedo bertenaga nuklir baru dalam beberapa minggu terakhir. Salah satu diantara kapal-kapal yang mengikuti persiapan uji coba torpedo ini adalah Belgorod. Belgorod merupakan sebuah kapal selam rudal kendali jelajah dan dimodifikasi untuk menjalankan operasi khusus yang mampu meluncurkan kendaraan bawah air tak berawak salah satunya adalah torpedo ‘Poseidon’.

Minggu lalu, kapal-kapal tersebut diamati telah meninggalkan area pengujian di Laut Arktik dan kembali menuju pelabuhan tanpa melakukan adanya pengujian. Amerika Serikat meyakini bahwasannya Rusia mengalami kesulitan teknis. “Ini dapat dilihat sebagai bagian dari gambaran yang lebih besar dan praktik militer Rusia baru-baru ini, mengirim pasukan yang tidak terlatih dan kurang lengkap ke Ukraina,” ujar seorang diplomat Barat kepada CNN.

Ilustrasi gambar dari kapal selam Belgorod milik angkatan laut Rusia. (Photo: news.usni.org)

Pejabat Amerika Serikat berkata jika Rusia mungkin dapat mencoba untuk melakukan uji torpedo lagi, tetapi, dapat diperhatikan bahwa perairan di daerah pengujian akan segera membeku, membatasi jendela untuk operasi. Sebuah uji coba torpedo kemungkinan akan membuat ketegangan dengan Amerika Serikat semakin meradang pada saat Washington dan sekutunya telah hati-hati memantau Rusia yang mungkin bersiap untuk menggunakan senjata nuklir dalam perang di Ukraina. Amerika Serikat juga memberikan perhatian khusus terkait dengan penguji cobaan torpedo ‘Poseidon’.

Torpedo ‘Poseidon’ merupakan sebuah kendaraan bawah air tak berawak dengan tenaga nuklir yang dapat membawa amunisi konvensional dan nuklir. Sistem pendorong bertenaga nuklirnya dapat memberikan ‘Poseidon’ jangkauan yang hampir tidak memiliki batas. Amerika Serikat tidak percaya bahwa uji coba akan melibatkan peledakan perangkat nuklir, namun, potensi bahaya akan datang dari kerusakan sistem pendorong bertenaga nuklir yang dapat menimbulkan efek radioaktif.

Presiden Vladimir Putin pertama kali memberikan pengumuman terkait dengan keberadaan sistem ‘Poseidon’ pada saat pidato Kenegaraan di tahun 2018, dengan mengatakannya sebagai senjata baru yang “inovatif”. Pada saat itu Putin mengatakan “unit tenaga nuklir ini unik karena ukurannya yang kecil sekaligus menawarkan rasio daya-berat yang luar biasa. Ini seratus kali lebih kecil dari unit yang memberi daya pada kapal selam modern, tetapi masih lebih kuat dan dapat beralih ke mode tempur, artinya, mencapai kapasitas maksimum, 200 kali lebih cepat.”

Belgorod adalah sebuah kapal selam terpanjang di lautan saat ini yang dimana pada bulan Juni diserahkan kepada Angkatan Laut Rusia. Memiliki panjang sekitar lebih dari 185 meter, Belgorod bahkan melebihi panjang kapal selam balistik dan rudal kendali milik angkatan laut Ohio Amerika Serikat, yang memiliki panjang sekitar 173 meter.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Visited 1 times, 1 visit(s) today