Ketika dunia tengah menghadapi perubahan iklim, keraguan para wisatawan terhadap penggunaan transportasi penerbangan jarak dekat semakin meningkat. Fenomena rasa malu terhadap penerbangan (flygskam) yang terjadi di wilayah Skandinavia, telah memberikan inspirasi kepada para wisatawan untuk mengurangi kebutuhan akan transportasi penerbangan. Kereta api berkecepatan tinggi menjadi solusi alternatif yang dipilih para wisatawan dalam berpergian untuk perjalanan hingga 1.100 kilometer. Kereta api berkecepatan tinggi mengkombinasikan kecepatan dan kenyamanan, dengan kecepatan lebih dari 290 kpj, kereta api cepat ini akan mengantar-jemput para penumpang ke tempat yang diinginkan. Berikut merupakan tiga kereta api umum tercepat di dunia yang akan mengantar para wisatawan sampai tujuan.
3. ICE3 (Jerman) – 330 kpj

InterCity Express (ICE) merupakan sebuah merek di Jerman yang mencakup seluruh kereta cepat pada berbagai macam rute. Produk kereta tercepat dari merek ini adalah ‘ICE3’ dengan kecepatan 330 kpj, kereta ini sudah ada sejak tahun 1999. Kereta cepat yang beroperasi untuk rute Cologne-Frankfurt sepanjang 180 kilometer ini, telah mempersingkat waktu perjalanan antara dua kota tersebut, yang awalnya memakan waktu 2 jam 30 menit menjadi 62 menit sejak tahun 2002. Kecepatan normal dari kereta cepat ini adalah 300 kpj, namun, apabila dalam keadaan terlambat, kereta ini diberikan wewenang untuk menaikan kecepatan hingga 330 kpj.
2. CR400 ‘Fuxing’ (China) – 350 kpj

Kereta api cepat CR400 ‘Fuxing’ memiliki kecepatan maksimum komersial 320 kpj, tetapi, pada saat dilakukannya pengujian, kereta CR400 ‘Fuxing’ ini berhasil mencapai 420 kpj. Dengan panjang hingga 16 gerbong, kereta cepat ini didasari oleh teknologi yang diimpor langsung dari Eropa dan Jepang. Berkapasitas maksimum 1.200 penumpang, kereta cepat CR400 ‘Fuxing’ dilengkapi dengan berbagai fitur-fitur baru, termasuk hiburan yang ada pada kursi, tampilan kaca pintar, pengisian daya perangkat nirkabel, dan varian yang dirancang untuk cuaca ekstrim. Kereta api cepat CR400 ‘Fuxing’ ini beroperasi untuk rute utama Beijing-Shanghai-Hong Kong dan Beijing-Harbin.
1. Shanghai Maglev (China) – 460 kpj

Dilansir dari edition.cnn.com, Shanghai Maglev merupakan kereta tercepat di dunia dan menjadi satu-satunya transportasi di dunia yang beroperasi membawa penumpang menggunakan teknologi levitasi magnetik (Maglev). Kereta cepat yang menghubungkan bandara Pudong Shanghai dengan stasiun Longyang Road di pusat kota ini memiliki kecepatan maksimum komersial 460 kpj, yang dapat menempuh perjalanan 30 kilometer hanya dalam kurun waktu tujuh setengah menit. Didasari teknologi dari Jerman, kereta cepat ‘Maglev’ terbang di jalur yang telah ditinggikan, dengan kekuatan magnet yang sangat kuat, kereta ini memberikan perjalanan yang sangat nyaman dan bebas gesekan. Berdasarkan pengalaman yang telah didapatkan selama lebih dari satu dekade, saat ini, negara China tengah mengembangkan kereta cepat ‘Maglev’ dengan kecepatan 600 kpj dan memiliki rencana untuk rute ‘Maglev’, termasuk rute antara Shanghai dan Hangzhou.






