Pada Rabu malam sekitar pukul 23.08 ET, merupakan puncak dari bulan purnama Desember atau yang biasa dikenal sebagai ‘bulan dingin’. Jupiter, Saturnus, dan Mars juga dapat terlihat di langit pada Rabu malam, menurut EarthSky, fenomena yang sangat langka ini dikenal sebagai okultasi bulan Mars yang terjadi di sekitar puncak purnama bulan.
Dilansir dari edition.cnn.com, pada titik ini, planet merah akan menghilang dalam waktu yang singkat di balik bulan. Peristiwa yang sangat langka ini akan terlihat di beberapa negara seperti Amerika Serikat, Eropa, dan Afrika Utara.
7 Desember juga merupakan peringatan 50 tahun peluncuran misi Apollo 17 NASA yang dimana membuat bulan dingin tahun ini menjadi spesial karena para pengamat akan ditawarkan kesempatan untuk menikmati tontonan bulan dan merefleksikan eksplorasi ruang angkasa monumental yang telah dicapai oleh umat manusia.
Dr. Noah Petro yang merupakan kepala laboratorium geologi, geofisika, dan geokimian planet NASA, mengatakan bahwa “ketika anda melihat bulan, anda harus menghargai bahwa bulan tidak hanya indah, tetapi juga merupakan objek yang sangat penting secara ilmiah.” “Tidak ada planet lain di tata surya kita yang memiliki bulan seperti planet kita.

Bulan itu unik dalam banyak hal, dan kita, sebagai masyarakat, seluruh umat manusia, sangat beruntung memilikinya secara harfiah di halaman belakang kita,” tambah Dr. Noah Petro.
Bulan purnama ini akan melintasi langit dimulai pada saat matahari terbenam. Untuk bagian belahan Bumi Utara, ada periode waktu yang lebih lama bagi yang ingin melihat peristiwa bulan ini, dikarenakan terbenamnya matahari yang lebih awal.
Dr. Noah Petro menyatakan bahwa peristiwa ini dapat dinikmati di mana saja dengan pemandangan langit yang jelas, namun, jika ingin menikmati peristiwa ini dengan tampilan terbaik, Dr. Noah Petro merekomendasikan untuk melihatnya dari area yang bebas dari gedung-gedung ataupun pepohonan yang tinggi.
Dr. Noah Petro berkata bahwa “sehari sebelum dan sehari sesudahnya, bulan masih akan tampak purnama dengan mata telanjang.” “Jadi, jika berawan pada tanggal tujuh, anda bisa mencoba lagi pada tanggal delapan.” Bagi masyarakat yang berada di belahan Bumi Selatan akan mendapatkan pemandangan bulan purnama yang sama di malam hari, meskipun orientasinya akan dibalik.






